Menu
Sign in
@ Contact
Search
Produk Indofood di sebuah gerai. Foto: Investor Daily/DAVID

Produk Indofood di sebuah gerai. Foto: Investor Daily/DAVID

Di Tengah Pandemi, Kinerja Emiten Barang Konsumsi Tetap Solid

Selasa, 1 Desember 2020 | 10:03 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Di tengah pandemi Covid-19, kinerja emiten barang konsumsi tetap solid dengan membukukan peningkatan laba bersih hingga kuartal III-2020, meski penjualan sedikit terkoreksi seiring penurunan ekspor.

Emiten barang konsumsi yang kinerjanya tetap solid adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Indofood mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 3,75 triliun pada kuartal III-2020, meningkat 6% dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 3,53 triliun. Seiring peningkatan laba bersih, margin laba bersih perseroan juga meningkat menjadi 6,4% dari 6,1%.

Direktur Utama dan CEO Indofood Sukses Makmur Anthony Salim mengatakan, di tengah tantangan global yang terus berlanjut, perseroan masih bisa mencatat peningkatan kinerja di periode sembilan bulan tahun 2020. "Kami akan selalu melayani para pelanggan serta berupaya untuk memberikan yang lebih baik, dengan tetap mengedepankan kesehatan para karyawan secara konsisten," kata dia dalam keterangan resmi.

Adapun dari sisi laba usaha, perseroan membukukan kenaikan 21% menjadi Rp 8,63 triliun hingga kuartal III-2020 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 7,15 triliun. Sedangkan margin laba usaha meningkat menjadi 14,7% dari 12,4%. "Kenaikan laba usaha dan laba bersih ini ditopang oleh penjualan Indofood yang meningkat 2% menjadi Rp 58,78 triliun dari Rp 57,85 triliun,” jelas Anthony.

Sementara itu, anak usaha perseroan, yaitu PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), mencatat kinerja yang meningkat. Peningkatan kinerja tersebut salah satunya ditopang oleh kinerja Pinehill Company yang sudah masuk dalam laporan keuangan Indofood CBP.

Pada kuartal III-2020,  produsen mi instan ini membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 3% menjadi Rp 33,9 triliun dari  Rp 32,79 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Laba usaha naik 11% menjadi Rp 6,42 triliun dari Rp 5,81 triliun, dan margin laba usaha naik menjadi 19% dari 17,7%.

Kemudian, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk bertumbuh 2% menjadi Rp 3,96 triliun dari Rp 3,89 triliun. Sedangkan margin laba bersih stabil sebesar 11,7%.

Ekspor Turun

Serupa dengan Indofood, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) juga mencatat peningkatan kinerja pada kuartal III-2020. Produsen biskuit Roma dan Permen Kopiko ini mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,55 triliun, meningkat 42,2% dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 1,09 triliun.

Perolehan laba ini ditopang beban usaha perseroan yang menurun 3,98% menjadi Rp 3,37 triliun dibandingkan kuartal III-2019 yang mencapai Rp 3,51 triliun. Penurunan beban usaha ini disebabkan oleh penurunan beban penjualan sebesar Rp 2,83 triliun dan beban umum yang juga menurun menjadi Rp 537,51 miliar.

"Beban pokok penjualan perseroan juga menurun 1,68% dari Rp 12,5 triliun pada kuartal III-2019 menjadi Rp 12,29 triliun pada kuartal III-2020," tulis manajemen dalam publikasi laporan keuangan kuartal III-2020.

Sementara itu, penjualan perseroan tercatat menurun 2,06% dari Rp 17,95 triliun pada kuartal III-2019 menjadi Rp 17,58 triliun pada kuartal III-2020. Penurunan penjualan disebabkan oleh menurunnnya penjualan ekspor sebesar 11,47% menjadi Rp 7,13 triliun dari Rp 8,05 triliun pada kuartal III-2019. Sedangkan penjualan domestik tetap meningkat 5,54% menjadi Rp 10,46 triliun dari Rp 9,91 triliun pada kuartal III-2019.

Manajemen mengungkapkan, penjualan ekspor menurun hampir di semua rekanan penjualan seperti di You Yi Jia (Shanghai) Food Trading yang menurun menjadi Rp 357,05 milar, Inbisco (Thailand) yang menurun mejadi Rp 328,95 miliar dan Premium United Food yang menurun menjadi Rp 234,08 miliar.

Berbeda dengan Indofood dan Mayora Indah, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) justru mencatat penurunan laba bersih sebesar 28,79% menjadi Rp 211,94 miliar sampai dengan kuartal III-2020 dari periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 297,67 miliar.

Produsen kacang Garuda ini juga mencatat penurunan penjualan sebesar 9,52% menjadi Rp 5,74 triliun dari sebelumnya Rp 6,34 triliun. Secara rinci penjualan bersih terbesar disokong dari pihak ketiga lokal yakni sebesar Rp 5,34 triliun, turun dari periode sama di tahun lalu Rp 5,97 triliun. Sedangkan, penjualan bersih dari pihak ketiga yang diekspor juga mengalami penurunan dan memberikan andil sebesar Rp 249,78 miliar.

Meski demikian, Garudafood tetap bisa menjaga beban pokok penjualan yang tercatat sebesar Rp 4,13 triliun, lebih rendah 6,34% dibanding akhir kuartal III-2019 sebesar Rp 4,41 triliun.

Di lain pihak, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) membukukan penjualan sebesar Rp 32,4 triliun pada kuartal III-2929, bertumbuh 0,12% dibandingkan kuartal III-2019 yang mencapai Rp 32,36 triliun. Penjualan ini ditopang oleh penjualan domestik yang bertumbuh 0,8%, sedangkan penjualan ekspor menurun 9,1%.

Dari sisi segmen, penjualan paling banyak dikontribusi dari segmen home and personal care sebesar Rp 22,7 triliun, sekitar 70% dari total penjualan. Sementara segmen foods and refreshment berkontribusi Rp 9,7 triliun atau 30% dari total penjualan.

Hingga kuartal III-2020, perseroan juga berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 5,4 triliun. Perolehan laba ini menurun tipis dibandingkan kuartal III-2019 yang mencapai Rp 5,5 triliun.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com