Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Astra mengambil alih kepemilikan Aviva di Astra Life

Astra mengambil alih kepemilikan Aviva di Astra Life

Astra Tunjuk Bambang Brodjonegoro Menjadi Komisaris Independen

Kamis, 17 Juni 2021 | 13:44 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Astra International Tbk (ASII) mengangkat Bambang Brodjonegoro memnjadi komisaris independen berdasarkan keputuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSB) hari ini. Sebelumnya, Bambang juga diangkat sebagai komisaris utama PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN Prof Bambang Brodjonegoro SE MUP PhD
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN Prof Bambang Brodjonegoro SE MUP PhD

Bambang Brodjonegoro akan menjabat sebagai komisaris Astra untuk periode tiga tahun yang berakhir pada 2024. Dengan masuknya Bambang Brodjonegoro, susunan dewan komisaris Astra adalah Presiden Komisaris Prijono Sugiarto, Komisaris Independen Sri Indrastuti Hadiputranto, Komisaris Independen Rahmat Waluyanto, Komisaris Independen Apinont Suchewaboripont, Komisaris Independen Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Komisaris Anthony John Liddell Nightingale, Komisaris Benjamin William Keswick, Komisaris John Raymond Witt, Komisaris Stephen Patrick Gore dan Komisaris Benjamin Birks.

Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro mengatakan, pihaknya terima kasih kepada dewan komisaris dan seluruh stakeholders atas dukungan penuh yang telah diberikan kepada Astra.

Selain pengangkatan mantan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi tersebut, RUPS yang berlangsung di Jakarta, Kamis, (17/6), menetapkan total honorarium untuk seluruh anggota dewan komisaris sebesar Rp 1,8 miliar gross per bulan. Honorarium ini mulai berlaku sejak 1 Mei 2021 hingga penutupan RUPST tahunan 2022.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN