Menu
Sign in
@ Contact
Search
Semen Merah Putih

Semen Merah Putih

Produsen Semen Merah Putih Incar Dana IPO Rp 2,17 Triliun

Senin, 9 Agustus 2021 | 11:09 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Produsen semen Merah Putih, PT Cemindo Gemilang Tbk, akan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan target melepas sebanyak 2,718 miliar saham dengan atau setara dengan 15% dari modal ditempatkan dan disetor. Saham tersebut dilepas dalam rentang harga Rp 600-800 per saham.

“Perolehan dana dari penawaran umum perdana ini sebanyak-banyaknya senilai Rp 2,17 triliun,” tulis manajemen dalam prospektus, Senin (9/8).

Perseroan berniat menggunakan sebanyak 58% dana perolehan IPO saham untuk modal kerja, seperti pembayaran utang usaha, pembayaran utang lain-lain, dan pembayaran uang muka dari pelanggan yang merupakan deposit dari Astar Trading Pte Ltd atas pembelian produk perseroan.

Perseroan juga mengalokasikan sekitar 17% dana IPO saham tersebut untuk pembayaran atas sebagian pokok utang dari pinjaman sindikasi. Lalu, 11% akan digunakan oleh perseroan untuk pembayaran sebagian utang kepada Sinoma International Engineering Co Ltd, sekitar 8% akan digunakan oleh perseroan untuk belanja modal (capital expenditure), dan 6% akan digunakan oleh perseroan untuk pembayaran sebagian utang kepada PT Sinoma Engineering Indonesia.

Perseroan juga akan mengalokasikan sebanyak-banyak sebesar 1,22% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO Saham untuk program alokasi saham kepada Manajemen dan Karyawan Perseroan (Management and Employee Stock Option Program (MESOP), yaitu sebanyak-banyaknya sebesar 224.000.000 saham. Dengan dilaksanakannya IPO Saham dan MESOP, persentase kepemilikan masyarakat akan menjadi sebesar 14,82% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah pelaksanaan IPO Saham dan MESOP.

Perseroan telah menunjuk penjamin pelaksana emisi efek dengan kesanggupan penuh terhadap sisa saham yang tidak dipesan dalam IPO, yaitu PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan penjamin emisi efek PT UBS Sekuritas Indonesia.

Cemindo Gemilang juga telah menetapkan jadwal masa penawaran awal saham tersebut pada 9-19 Agustus 2021, masa penawaran 3 Agustus - 2 September 2021, indikasi tanggal penjatahan 2 September 2021, indikasi tanggal distribusi elektronik 3 September 2021, dan indikasi tanggal pencatatan di BEI 6 September 2021.

Hingga kini, WH Investments Pte. Ltd bertindak sebagai pemegang 97,12% saham perseroan dan sisanya dikuasi PT Gama Group 2,88%. Setelah IPO, susunan pemegang saham menjadi WH Investments 82,55%, masyarakat 15%, dan Gama Group 2,45%.

Terkait kinerja, pada 2020, Cemindo Gemilang membukukan peningkatan penjualan sebesar 13% menjadi Rp 7,15 triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 6,33 triliun. Kenaikan didorong pertumbuhan penjualan semen dan klinker oleh perseroan, yang meningkat 15% menjadi Rp 6,44 triliun pada tahun 2020 dari Rp 5,62 triliun pada tahun 2019. Kenaikan tersebut disebabkan oleh penambahan sekitar 20 distributor 100 perwakilan penjualan di seluruh wilayah perseroan di Indonesia pada tahun 2020.

Terlepas dari sentimen negatif secara umum yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, manajemen perseroan menyebutkan, penjualan semen Cemindo Gemilang bisa tumbuh sebesar 26% didorong oleh kenaikan jumlah penjualan menjadi 3.881 ribu ton pada 2020 dari 2.987 ribu ton pada 2019.

Selain itu, jalur klinker kedua perseroan di pabrik terintegrasi Bayah mulai berproduksi pada Juni 2020, memberikan tambahan kapasitas produksi klinker sebesar 3,2 MTPA. Dengan demikian, tahun 2020, penjualan klinker perseroan meningkat sebesar 13%, didorong oleh kenaikan jumlah penjualan menjadi 2.162 ribu ton pada tahun 2020 dari 1.588 ribu ton pada tahun 2019.

Sebagai akibat dari hal-hal di atas, keuntungan tahunan perseroan meningkat 391% menjadi Rp 530,28 miliar pada tahun 2020 dari Rp 108,05 miliar pada 2019. Marjin laba tahun berjalan perseroan meningkat menjadi 7% pada 2020, dibandingkan tahun sebelumny sekitar 2%.

Perseroan adalah perusahaan semen terintegrasi yang bergerak utama di bidang manufaktur, pemasaran dan distribusi produk semen dan klinker dari Indonesia dan Vietnam. Didirikan pada tahun 2011, perseroan terintegrasi secara vertikal di seluruh rantai nilai semen dengan fasilitas manufaktur dan penggilingan yang dilengkapi dengan cadangan bahan baku, kemampuan pengemasan logistik dan bisnis beton ready mix.

Perseroan juga memiliki dan mengoperasikan infrastruktur, sebuah pembangkit tenaga listrik 60 MW dan dua WHR masing-masing 15 megawatt di pabrik Bayah di Indonesia, dan satu unit WHR 12,8 MW di pabrik Trang Kenh di Vietnam, yang memungkinkan perseroan untuk menghemat biaya dan menjadi lebih mandiri dalam kebutuhan daya. Perseroan telah mampu memanfaatkan merek yang kuat, fasilitas produksi yang berlokasi strategis dan jaringan distribusi yang luas untuk berhasil mengembangkan bisnis di pasar domestik di Indonesia dan Vietnam, dan memperluas bisnis ke perdagangan klinker regional ke pusat-pusat permintaan utama Asia termasuk Tiongkok, Bangladesh dan Filipina.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com