Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melilhat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung melilhat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Harga Menguat, Investor Asing Net Buy Saham BBRI Hingga Rp 906,63 Miliar

Jumat, 24 September 2021 | 15:54 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing membukukan lonjakan pembelian bersih (net buy) saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) hingga Rp 906,63 miliar sepanjang Jumat (24/9). Aksi beli ini berimbas terhadap penguatan harga saham bank pelat merat tersebut.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham BBRI ditutup naik Rp 50 (1,33%) menjadi Rp 4.820. Bahkan, saham BBRI sempat menyentuh level tertinggi intraday di posisi Rp 3.860 dan level terendah Rp 3.770.

Lonjakan harga tersebut dipicu atas aksi beli investor asing terhadap saham BBRI dalam beberapa hari terakhir atau usai menuntaskan penerbitan saham baru (rights issue) dengan perolehan dana berkisar Rp 95,9 triliun. Lonjakan harga saham tersebut berimbas net buy saham oleh investor asing sepanjang hari ini menjadi Rp 1,28 triliun di pasar reguler.

Sedangkan kemarin, pemodal asing merealisasikan net buy saham BBRI hingga Rp 753,81 miliar atau menempati urutan teratas untuk saham paling diburu oleh investor asing.

Hingga akhir akhir perdagangan saham di BEI, IHSG ditutup naik tipis 2,11 poin (0,03%) menjadi 6.144,82. Pergerakan tersebut dipengaruhi atas penguatan beberapa sektor saham, seperti saham sektor energi menguat 3,02%, sektor consumer cyclicals menguat 1,65%, sertai sektor industri naik 1,02%. Sedangkan saham sektor infrastruktur turun 0,74%, sektor kesehatan melemah 0,25%, sektor consumer non cyclicals turun 0,66%.

 

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN