Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Laptop Zyrex. (IST)

Laptop Zyrex. (IST)

Raih Kontrak Pengadaan Laptop, Zyrexindo Bidik Kenaikan Penjualan 150%  

Minggu, 26 September 2021 | 09:52 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) membidik lonjakan penjualan hingga 150% pada akhir tahun 2021. Target ini didukung perolehan kontrak pengadaan sebanyak 165 ribu unit laptop dari Kemendikbud Ristek.

Direktur Utama Zyrexindo Timothy Siddik mengatakan, penjualan laptop dari pemerintah ini akan berimbas positif terhadap kinerja keuangan perseroan. Bahkan, penjualan laptop akan menjadi penyumbang sebanyak 85% terhadap total pendapatan tahun ini.

“Sedangkan, sisanya sebanyak 15% akan disumbang oleh penjualan komputer, server, digital signage, serta produk-produk Internet of Things (IoT) Smart Home yang baru saja diluncurkan,” jelasnya kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu.

Perseroan sebelumnya telah meluncurkan produk IoT, yakni Zyrex Zmart Series untuk smart home, seperti smart light, smart camera, door sensor, smart socket, dan smart IR yang dapat mengintegrasikan peralatan-peralatan elektronik di rumah.

Selain itu, lanjut Timothy hingga akhir tahun 2021, perseroan akan fokus meningkatkan penjualan laptop untuk segmen Business to Customer (B2C) dan juga Business to Government (B2G). Lantaran, perseroan kebutuhan laptop di Indonesia masih sangat besar dengan perkiraan sebanyak 3-4 juta unit/tahun.

“Ditambah lagi dengan adanya kebiasaan baru untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Work From Home (WFH) yang akan mendorong kepemilikan laptop secara individu di Indonesia. Semuanya bisa berimbas terhadap tren pertumbuhan penjualan laptop,” ujarnya.

Perseroan telah menyiapkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar Rp 40 miliar. Dana dimanfaatkan untuk pelunasan pembelian gedung, penambahan fasilitas produksi sebanyak empat lini produksi, dan juga instalasi solar panel. Hingga kini, sebanyak 90% capex telah terserap.

Dalam pencatatan saham tersebut beberapa waktu lalu, Zyrexindo Buana Mandiri atau yang lebih dikenal dengan produk bernama Zyrex, siap memperluas pasar dengan menggarap pasar produk IoT. Pun, menjadi bagian dari persiapan perseroan untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

Dalam kesempatan ini, Timothy mengatakan, perseroan sangat optimistis dengan prospek bisnis produk teknologi di Indonesia, khususnya di tengah era digitalisasi sekarang. Ada beberapa faktor yang menjadi alasan, salah satunya yaitu dukungan pemerintah dalam mengkampanyekan “Bangga Buatan Indonesia”.

Pengamat Pasar Modal dari Asosiasi Analis Efek Indonesia Reza Priyambada mengungkapkan, raihan kontrak tersebut dapat menjadi katalis positif yang meningkatkan kinerja secara fundamental dan juga dari segi harga saham perseroan.

“Pasalnya, perseroan sebagai perusahaan produsen elektronik dari hulu ke hilir. Maka, pendapatannya akan bergantung dari besaran gadget yang terjual,” kata Reza.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN