Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Aladin Syariah

Bank Aladin Syariah

Asing Lepas Saham BANK Rp 5,79 Triliun di Pasar Negosiasi, Perubahan Pemegang Saham?

Kamis, 30 September 2021 | 15:44 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id -Pemodal asing melepas sebanyak 2 miliar saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) senilai Rp 5,79 triliun. Saham tersebut ditransaksikan tutun sendiri atau di pasar negosiasi dengan harga pelaksanaan Rp 2.920 per saham. Harga tersebut lebih rendah dari harga penutupan hari ini Rp 2.950.

Aksi lepas jual sebanyak 2 miliar sham BANK dilakukan melalui broker NH Korindo Sekuritas Indonesia. Sedangkan broker yang membeli saham tersebut adalah BNC Sekuritas Indonesia. Apakah tutup sendiri saham tersebut menunjukkan adanya perubahan pengendali saham perseroan.

Berdasarkan data kepemilikan saham di BEI, PT NTI Global Indonesia bertindak sebagai pemegang saham mayoritas Bank Aladin dengan kepemilikan 7,98 miliar saham atau 60,43%, disusul Bortoli International Ltd sebanyak 2,64 miliar saham atau 19,97%, Kasa Universal Inc sebanyak 814,68 juta saham atau 6,16%, dan sisanya investor publik 1,77 miliar saham atau 13,44%.

Manajemen perseroan sebelumnya meyebutkan bahwa pemegang saham pengendali Bank Aladin Syariah telah mengubah namanya dari sebelumnya PT NTI Global Indonesia menjadi PT Aladin Global Ventures. Direktur Operasional BANK Basuki Hidayat dan Direktur Bisnis Mohammad Riza menyebutkan, perubahan nama pemegang saham pengendali ini tidak mengubah pemegang saham pengendali terakhir atau ultimate beneficial owner (UBO) Bank Aladin Syariah.

"Tidak ada dampak yang ditimbulkan atas disampaikannya informasi fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perusahaan," tulis manajemen.

Sedangkan sepanjang hari ini, pemodal asing merealisasikan pembelian bersih saham (net buy) saham di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp 1,94 triliun, seiring dengan lonjakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/9), sebanyak 124,39 poin (2,02%) menjadi 6.286,94.

Pembelian bersih terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 733,16 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 648,31 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 294,22 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 73,56 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 66,18 miliar.

Lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 43,27 miliar, PT ABM Investama Tbk (ABMM) Rp 38,43 miliar, PT Sarana Menara Tbk (TOWR) Rp 29,29 miliar, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) Rp 23,62 miliar, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 21,40 miliar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN