Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Produk Wahana Interfood Nusantara

Produk Wahana Interfood Nusantara

PERUSAHAAN SINGAPURA JADI STANDBY BUYER

Wahana Interfood Rights Issue Rp 100,85 Miliar

Jumat, 8 Oktober 2021 | 15:33 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) berencana melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dengan nilai Rp 100,85 miliar. Mahogany Global Investment Pte Ltd bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) dari rights issue tersebut.

Berdasarkan prospektus yang dikutip pada Selasa (7/10), perseroan akan menerbitkan 331,76 juta saham baru atau 59,21% dari seluruh saham sebelum rights issue. Harga pelaksanaan dari rights issue adalah Rp 304 sehingga total nilai emisi mencapai Rp 100,85 miliar.

Advertisement

PT Inter Jaya Corpora (IJC) yang memiliki 19,29% saham akan mengalihkan kepada Mahogany Global. Mahogany Global akan melaksanakan HMETD yang diterimanya dengan membayar tunai. Apabila hanya Mahogany Global yang mengeksekusi haknya, maka kepemilikan Mahogany Global di Wahana Interfood menjadi 37,04%.

Adapun Mahogany Global adalah perusahaan investasi asal Singapura. Meranti Global Investment Pte Ltd merupakan pengendali utama Mahogany Global dengan kepemilikan saham 100%.

Lebih lanjut, dana dari rights issue ini akan digunakan untuk seluruh utang dalam bentuk time loan revolving dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 85 miliar. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Tahun ini, Wahana Interfood menargetkan pertumbuhan pendapatan 10-15% dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun lalu, pendapatan perseroan menurun 20,88% menjadi Rp 171,04 miliar dari tahun 2019 yang mencapai Rp 216,19 miliar.

Untuk mencapai target tahun ini, perseroan akan menerapkan strategi e-commerce untuk membantu pemasaran produk perseroan dengan merek Schoko. Pasalnya,  antusiasme pelanggan terhadap produk Wahana Interfood yang terdiri dari berbagai jenis cokelat seperti couverture, compound, dan cocoa powder.

Di sisi lain, perseroan melihat adanya potensi bisnis dan peluang pasar di dalam negeri pada tahun ini, terutama pergerakan dari sisi belanja konsumen untuk produk-produk ritel. Perseroan juga akan merambah area distribusi baru yang belum tersentuh oleh Schoko. Rencana ini akan diwujudkan dengan memanfaatkan kapabilitas distribusi yang dimiliki.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN