Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Data Center. Foto ilustrasi: IST

Data Center. Foto ilustrasi: IST

Ikuti Jejak DCI Indonesia, Repower Garap Bisnis Data Center

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:13 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Sebagai langkah keseriusan PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) untuk masuk ke bisnis data center, emiten properti yang sudah mengkonversi aset gedung perkantoran yang dimilikinya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, kini tengah aktif melakukan pembicaraan dengan beberapa mitra strategis di beberapa lokasi lain diantaranya Cikarang dan Tangerang, serta membangun komunikasi dengan salah satu perusahaan data center, PT DCI Indonesia Tbk (DCII).

Presiden Direktur Repower Asia Indonesia Aulia Firdaus mengatakan, hingga saat ini, pihaknya masih terus melakukan diskusi dan feasibility study terkait bisnis data center ini dengan mitra-mitra strategis, salah satunya yakni DCI Indonesia. Langkah ini dilakukan dalam rangka ekspansi ke bisnis properti digital ini.

Perseroan, tambah Aulia kini terus dituntut untuk bisa melihat potensi-potensi bisnis yang bisa mendukung kinerjanya.

“Kita semua sudah tahu sepak terjang DCII di bisnis data center, momen yang pas juga disaat REAL ingin mengembangkan digital properti yang salah satunya melalui data center. Semoga bisa membangun kolaborasi yang positif nantinya” ungkapnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (17/10).

Sementara itu, CEO DCI Indonesia Toto Sugiri menyatakan masih ada ruang pertumbuhan data center di Indonesia lebih dari 10 kali lipat. Untuk itu, perseroan  yang saat ini memiliki kapasitas 37 mega watt,  berencana menambah kapasitas data center perusahaan hampir dua kali lipat. Penambahan kapasitas tersebut sejalan dengan kebutuhan pasar.

Data center merupakan fasilitas yang berupa tempat, bangunan ataupun gedung yang berfungsi untuk menyimpan dan mengoperasikan server penyimpanan data. Level data center mulai dari Tier I sampai dengan IV. Tier IV merupakan data center berstandar internasional dari segi infrastruktur, fasilitas dan tingkat keamanannya tinggi karena telah memiliki sistem keamanan 24 jam, serta tidak rentan terhadap gangguan terencana atau tidak.

Kantor jasa profesional terbesar di dunia, PricewaterhouseCoopers (PwC) memperkirakan pasar global untuk edge data center akan tumbuh hampir tiga kali lipat menjadi US$ 13,5 miliar (Rp 195,75 triliun) pada tahun 2024 dari US$ 4 miliar (Rp 58 triliun) pada tahun 2017.

PWC juga menjelaskan terdapat beberapa tren yang membantu pertumbuhan edge data center ke depan yakni masuknya 5G, semakin maraknya penggunaan internet of things (IoT) yang membutuhkan latensi rendah serta perkembangan video streaming dan juga augmented reality (AR) & virtual reality (VR).

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN