Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Didorong Borong BBRI, BRIS, dan BMRI, Investor Asing Net Buy Rp 385,44 Miliar

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:47 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 385,44 miliar, seiring dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (18/10), sebanyak 33,49 poin (0,50%) menjadi 6.666,83.

Net buy terbanyak oleh investor asing melanda sejumlah saham ini, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 141,93 miliar, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 57,67 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 49,44 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 42,01 milair, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 40,66 miliar.

Sedangkan lima saham yang mencatatkan penjualan bersih (net sell) terbanyak, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 162,49 miliar, PT ABM Investama Tbk (ABMM) Rp 23,87 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 17,68 miliar, PT MNC Investama Tbk (BHIT) Rp 13,77 miliar, dan PT Merdeka Copper & Gold Tbk (MDKA) Rp 11,37 miliar.

Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor industri 1,60%, sektor material dasar 1,48%, sektor transportasi dan logistik 1,27%, sektor keuangan 0,82%, dan sektor consumer non cyclicals 0,64%. Sedangkan pelemahan melanda saham sektor energi 0,09% dan infrastruktur 0,03%

Di penguatan IHSG, ketiga saham ini berhasil membukukan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Indonesia Transport & Infrastruktur Tbk (IATA) menguat Rp 17 (34%) menjadi Rp 67, PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) naik Rp 235 (25%) menjadi Rp 1,175, PT Indo Straits Tbk (PTIS) Nnaik Rp 88 (25%) menjadi Rp 440, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) menguat Rp 160 (25%) menjadi Rp 800, saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik Rp 102 (25%) menjadi Rp 510, dan saham PT Golden Flower Tbk (POLU) menguat Rp 64 (24,43%) menjadi Rp 326.

Sedangkan lima saham dengan penurunan terdalam citatakan saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE), PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS), PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO), PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI), dan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN