Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tumpukan timah batangan di Pasar Fisik Timah Murni  Batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) / Jakarta Futures Exchange (JFX)

Tumpukan timah batangan di Pasar Fisik Timah Murni Batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) / Jakarta Futures Exchange (JFX)

Capai Harga Tertinggi, Timah Sumbang Devisa bagi Negara

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:34 WIB
Parina Theodora

Jakarta-Harga timah di Pasar Fisik Timah Murni Batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) capai harga tertingginya pada 19 Oktober 2021 di level USD 39.800 per metrik ton. Harga ini telah meningkat sebesar 18,2% dibandingkan awal perdagangan pada 1 Oktober 2021 yang sebesar USD 33.670 per metrik ton. Peningkatan harga tersebut, membawa sejumlah dampak positif bagi negara.

Untuk diketahui, Peraturan Pemerintah No 81 tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara bukan Pajak, disebutkan pemerintah akan mendapatkan royalty sebesar 3% dari harga jual. Selanjutnya, bagi pemerintah daerah akan ada alokasi dalam bentuk Dana Bagi Hasil.

Sementara untuk komoditas timah, Indonesia menjadi pemain yang diperhitungkan di pasar timah dunia. Dengan cadangan sekitar 17% dari total cadangan timah dunia. Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi, mengatakan pertumbuhan harga timah untuk ekspor di pasar fisik timah murni batangan di BBJ ini memberikan dampak positif kepada negara.

“Kita tahu, dengan adanya ekspor timah tentunya akan memberikan tambahan devisa bagi negara. Selain itu, pemerintah baik pusat maupun daerah juga akan mendapatkan dana bagi hasil dari royalti atas ekspor timah yang ada,” paparnya.

Ditambahkan Direktur Utama BBJ Stephanus Paulus Lumintang, kenaikan harga di pasar fisik timah murni batangan ini menunjukkan bahwa ada kenaikan permintaan pasar, khususnya untuk ekspor. “Terciptanya harga tertinggi ini tentunya merupakan angin segar bagi ekosistem pasar fisik timah murni batangan yang diperdagangkan di BBJ. Selain itu, pergerakan ekonomi global yang mulai tumbuh, tentunya juga memberikan stimulus terhadap terjadinya kenaikan transaksi ini,” imbuhnya.

Sebagai catatan, pasar fisik timah murni batangan yang diperdagangkan di BBJ merupakan perdagangan timah produksi PT Timah Tbk khusus untuk kegiatan ekspor. Sampai dengan Q3/2021, transaksi pasar fisik timah murni batangan di BBJ mencapai 672 lot atau setara dalam 30.108 metrik ton yang bernilai USD 892,2 juta (lebih dari Rp 12,6 triliun).

 

 

Editor : Parina Theodora (theo_olla@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN