Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) bersama Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi (kiri) dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar (kanan) dalam perayaan HUT ke-23 Bank Mandiri dan peluncuran Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri di Jakarta, Sabtu (2/10). (ist)

Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) bersama Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi (kiri) dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar (kanan) dalam perayaan HUT ke-23 Bank Mandiri dan peluncuran Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri di Jakarta, Sabtu (2/10). (ist)

Melonjak 37,1%, Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp 19,2 Triliun Hingga Kuartal III 

Kamis, 28 Oktober 2021 | 15:43 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, melalui eksekusi strategi bisnis yang konsisten dengan mengusung peran teknologi di depan. Hasilnya, hingga kuartal III-2021, perseroan mampu mencatat perolehan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 19,2 triliun, tumbuh 37,1% secara tahunan (year on year/yoy).  

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan, capaian kinerja yang baik tersebut selaras dengan pemulihan perekonomian secara nasional serta terus menurunnya kasus positif Covid-19, menyusul penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan masifnya program vaksinasi ke seluruh pelosok Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi konsistensi pemerintah dalam mendorong percepatan vaksinasi dan penanggulangan pandemi Covid-19. Ini termasuk upaya pemerintah dan regulator melalui rangkaian kebijakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), untuk menggairahkan roda perekonomian di dalam negeri," kata Darmawan dalam paparan kinerja Bank Mandiri triwulan III-2021, Kamis (28/10)

Menurut dia, pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh optimalisasi fungsi intermediasi perseroan, yang selaras dengan pertumbuhan ekonomi yang terus membaik.

Kredit Melonjak 16,93%
Hingga kuartal III-2021, laju kredit perseroan secara konsolidasi mampu tumbuh positif sebesar 16,93% (yoy), menjadi Rp 1.021,6 triliun. Ini juga diimbangi dengan CASA ratio Bank Mandiri (bank only) yang meningkat sebesar 7,15% (yoy), yakni di level 74,57%.

Segmen wholesale tercatat masih menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan kredit, dengan peningkatan 7,93% secara yoy menjadi Rp 533 triliun, yang utamanya didorong oleh kinerja commercial banking dan corporate banking.

"Sejalan dengan upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional yang dilakukan pemerintah, Bank Mandiri berkomitmen untuk bersama-sama mendorong kebangkitan ekonomi di sektor-sektor potensial pada masing-masing wilayah termasuk UMKM," ujarnya.

 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN