Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pompa-pompa minyak beroperasi di Willow Springs Park di Long Beach, California, AS.  Foto ilustrasi: Apu GOMES / AFP

Pompa-pompa minyak beroperasi di Willow Springs Park di Long Beach, California, AS. Foto ilustrasi: Apu GOMES / AFP

Fokus Pasar: Penguatan Harga Minyak dan Inflasi Dunia

Senin, 6 Desember 2021 | 09:23 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id  - Awal pekan, pelaku pasar mencermati pergerakan harga minyak dunia pasca kenaikan yang  signifikan dalam satu tahun terakhir. Ini, juga yang jadi sebab kenaikan inflasi yang lebih cepat.

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, kenaikan tersebut memicu spekulasi pelaku pasar terkait kebijakan The Fed yang dinilai dapat memberikan dampak fluktuasi pada pasar keuangan.

Selain itu, saat ini  pelaku pasar merespon upaya OPEC+ terkait rencana untuk meningkatkan produksi bulanan sebesar 400.000 barel per hari.

“Kenaikan dari produksi ini, akan memicu spekulasi pelaku pasar terhadap potensi kenaikan harga minyak pada pasar spot,” jelas Pilarmas dalam riset harian, Senin (6/12).

Di sisi lain, sentimen dari virus varian baru yakni Omicron, juga memberikan tekanan pada harga dimana pemulihan dari sektor riil berpotensi melambat apabila tak tertangani dengan baik.

Mengacu pada research dari JP Morgan, memproyeksikan kenaikan pada harga minyak melampaui US$125 per barel tahun depan dan US$150 pada tahun 2023 karena kekurangan yang disebabkan oleh kapasitas dalam produksi OPEC+

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN