Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bandara Hang Nadim, Batam. Foto: IST

Bandara Hang Nadim, Batam. Foto: IST

Ini Jajaran Komisaris dan Direksi PT Bandara Internasional Batam, Ada Dirut AP I dan WIKA

Rabu, 12 Januari 2022 | 12:57 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bandara Internasional Batam sah terbentuk berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-0081615.AH.01.01 Tahun 2021. Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 21 Desember 2021.

Ketentuan kesatu dalam beleid itu mengesahkan pendirian badan hukum PT Bandara Internasional Batam yang berkedudukan di Kota Batam.

Dalam lampiran keputusan menteri hukum dan hak asasi manusia tersebut juga diterangkan siapa saja komisaris dan direksi PT Bandara Internasional Batam. Untuk jajaran komisaris, ada nama Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi sebagai komisaris utama. Selain itu, Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Agung Budi Waskito dan Hakchul Kim ditetapkan sebagai komisaris perusahaan.

Baca juga: Pengembangan Bandara Hang Nadim Batam Berikan Dampak Langsung Rp 34,58 Triliun

Lalu, posisi direktur utama PT Bandara Internasional Batam dipercayakan kepada Pikri Ilham Kurniansyah. Sebelumnya, Pikri pernah menjabat direktur niaga di PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Selain itu, sebagai direktur adalah Bimo Prasetyo, Doosun Choi, Eppy Dhanianto Wibowo, Minjae Chun, dan Nugroho Jati.

Bandara Internasional Batam merupakan perusahaan patungan dari konsorsium pemenang lelang proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) Bandara Hang Nadim, Batam. Konsorsium itu dipimpin PT Angkasa Pura (AP) I dan anggotanya adalah Incheon International Airport Corporation (IIAC) dari Korea Selatan dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Pada PT Bandara Internasional Batam, AP I menguasai saham secara mayoritas sebanyak 51%, IIAC sebesar 30%, dan WIKA 19%.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi sempat menyampaikan, kemenangan konsorsium yang dipimpin Angkasa Pura I dalam seleksi pengelola Bandara Hang Nadim merupakan milestone penting bagi perusahaan. Raihan ini merupakan pertama kalinya perusahaan memenangkan persaingan di antara para pelaku kunci industri bandar udara lainnya, baik nasional maupun global, untuk mengelola bandara potensial.

"Hal ini juga merupakan pengakuan terhadap kapabilitas dan kualitas Angkasa Pura I sebagai perusahaan pengelola bandara terpercaya," ujar Faik Fahmi.

Baca juga: GMF Aero Asia (GMFI) Minat Bangun Pusat Pemeliharaan Pesawat di Bandara Kertajati

President and CEO IIAC Kyung-Wook Kim mengatakan, penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bandara Internasional Batam dan BP Batam merupakan proyek kerja sama pemerintah dan swasta jangka panjang pertama Korea di luar negeri. Oleh karena itu, hal ini menandai tonggak penting dalam kerja sama masa depan antara Korea dan Indonesia di sektor penerbangan.

Sementara itu, Direktur Utama Wijaya Karya Agung Budi Waskito mengatakan, WIKA siap untuk bekerja sama dengan Angkasa Pura I dan IIAC termasuk dalam hal menghadirkan infrastruktur Bandara Hang Nadim yang berkualitas, modern, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Batam.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN