Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
MNC Group. Foto: IST

MNC Group. Foto: IST

Di Tengah Kabar Akuisisi Vision+, Saham MNC Vision Networks (IPTV) Anjlok 49%

Rabu, 19 Januari 2022 | 07:59 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan saham PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) telah mengalami penurunan yang di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA).

Penurunan saham di luar kebiasaan itu terjadi di tengah-tengah rencana akuisisi anak usaha MNC Vision Networks, yaitu PT MNC OTT Network (Vision+), oleh perusahaan afiliasi yang tak lain adalah PT MNC Studios International (MSIN). Adapun rencana akuisisi itu pertama kali terungkap ke publik dalam keterbukaan informasi MSIN per 30 Desember 2021.

Baca juga: MNC Studio (MSIN) Kucurkan Investasi ke Trebel Music

Terkait pengumuman BEI soal pergerakan saham IPTV, Corporate Secretary MNC Vision Networks Muharzi Hasril memberikan penjelasan. Menurut dia, sampai dengan saat ini, informasi yang telah diumumkan kepada publik adalah mengenai pengalihan kepemilikan perseroan pada PT MNC OTT Network kepada MSIN melalui mekanisme peralihan saham.

“Sampai dengan saat ini tidak ada informasi material yang belum disampaikan kepada publik,” jelas Muharzi dalam suratnya kepada BEI dikutip pada Rabu (19/1).

Selain itu, dia menyebutkan, IPTV tidak mengetahui adanya informasi menyangkut perseroan yang beredar sebagai rumor atau beredar di media massa.

Saham IPTV sendiri mengalami bearish 49,68% sejak penutupan perdagangan BEI pada 3 Januari 2022 di level 157 sampai dengan penutupan pada 18 Januari 2022 kemarin ke level 79.

Sebagaimana diketahui, PT MNC Studios International Tbk (MSIN) akan melakukan penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue pada semester I-2022 ini.

Aksi korporasi ini dilakukan dalam rangka pelunasan atas surat sanggup bayar untuk rencana akusisi 99,99% saham PT MNC Digital Indonesia dan PT MNC Portal Indonesia dari PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), serta 99,99% saham PT MNC OTT Network (Vision+) dari PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV).

Baca juga: MNC Investama (BHIT) Ungkap Manfaat Jual Saham Bhakti Coal ke IATA Rp 2 T

Surat sanggup bayar kepada MNCN dan IPTV itu bernilai total Rp 3,38 triliun dengan bunga sebesar 11,33% per tahun yang akan jatuh tempo pada 3 Desember 2026. Pembayaran bunga disepakati dilakukan pada saat jatuh tempo. Pertimbangan besaran bunga didasari pada kesepakatan para pihak dengan benchmark suku bunga pinjaman komersial yang berlaku saat ini

Direksi MSIN menyatakan bahwa dana yang dihimpun dari rights issue nanti akan mencukupi untuk melunasi surat sanggup bayar kepada MNCN dan IPTV. MSIN berencana mengadakan rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 7 Februari 2022. Setelah RUPS menyetujui pelaksanaan pengambilalihan, MNC Studios akan melaksanakan transaksi akuisisi pada kesempatan pertama.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN