Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi emas. (Foto: Antara)

Ilustrasi emas. (Foto: Antara)

Penguatan Dollar AS, Emas Melemah

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:24 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id- Harga emas melemah ke level US$ 1.813.19 per troy ounce. Penguatan index dolar AS ke level US$ 95.72 dan kenaikan nilai yield US Treasury Bond ke level 1,88%, yang merupakan level tertinggi sejak bulan Januari 2020 menjadi faktor pendorong pergerakan emas.

Berdasarkan riset ICDX, Rabu (19/1) penguatan dolar dan kenaikan yield US Treasury Bond ini memberi tekanan pada harga emas. Perhatian investor tertuju pada hasil pertemuan The Fed pekan depan untuk mendapatkan sinyal perubahan suku bunga dolar AS.

Baca juga: ICDX: Emas Turun, Pelaku Pasar Nantikan Hasil Rapat Kebijakan The Fed

Sentimen pasar terhadap penguatan mata uang dolar AS yang dibarengi dengan kenaikan yields dari US Treasury Bond menjadi faktor yang menekan harga emas ke level terendah dalam sepekan terakhir. Pasar masih menunggu hasil pertemuan The Fed pekan depan terkait dengan nilai suku bunga mata uang dolar untuk mengatasi inflasi yang tercatat cukup tinggi. 

Harga emas bergerak dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1.800 dan resistance terdekat berada di areal US$ 1.823. Support terjauhnya berada di areal US$ 1.800 hingga ke areal US$ 1.790, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1.842 hingga ke areal US$ 1.865.

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN