Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu proyek PT Bumi Resources Minerals Tbk. Foto: Perseroan.

Salah satu proyek PT Bumi Resources Minerals Tbk. Foto: Perseroan.

Getol Beli Saham Bumi Minerals (BRMS), Siapa di Balik Emirates Tarian Global?

Rabu, 19 Januari 2022 | 18:42 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Emirates Tarian Global Ventures tercatat getol membeli saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Hingga 18 Januari 2022, perusahaan berbasis di Cayman ini sudah membeli 24,55% saham BRMS.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Emirates Tarian aktif membeli saham BRMS sejak Desember 2021, yakni sebanyak 4,78 miliar sehingga total kepemilikannya menjadi 23,04%. Kemudian, secara perlahan Emirates Tarian menambah kepemilikannya di BRMS hingga menjadi 34,8 miliar saham atau 24,55% dari total saham BRMS.

Pembelian saham BRMS oleh Emirates Tarian ini sejalan dengan eksekusi rights issue Bumi Minerals yang kedua. Berdasarkan prospektus perusahaan, Emirates Tarian mengeksekusi 4,78 miliar saham BRMS dalam rights issue tersebut. Disebutkan, Emirates Tarian bisa memiliki 20,26% saham BRMS pasca rights issue rampung.

Baca juga: Rights Issue Rampung, Bumi Minerals (BRMS) Siap Bangun Pabrik di Gorontalo

Sampai saat ini belum ada informasi lebih lengkap mengenai Emirates Tarian, hanya basis perusahaannya yang ada di Cayman. Namun, diduga Emirates Tarian ini terdapat afiliasi dengan Grup Salim. 

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Direktur dan Investor Relation Bumi Minerals Herwin Hidayat menjelaskan, pihaknya hanya mengetahui nama pemegang saham langsung dari daftar pemegang saham yang diterbitkan oleh Biro Administrasi Efek dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara berkala.

"Kami tidak mengetahui siapa dibalik institusi tersebut," jelas Herwin kepada Investor Daily, Rabu (19/1).

Baca juga: Rekomendasi Buy, Segini Target Harga Bumi Minerals (BRMS) dari Sucor Sekuritas

Adapun Bumi Minerals telah merampungkan proses penawaran umum terbatas atau rights issue kedua. Dari rights issue tersebut, Bumi Minerals meraih dana sebesar Rp 1,65 triliun yang akan digunakan untuk mendukung proyek pengolahan bijih emas di Gorontalo.

Direktur Utama Bumi Resources Minerals Suseno Kramadibrata menjelaskan, seperti yang disampaikan sebelumnya, Bumi Minerals berencana menggunakan dana hasil rights issue kedua untuk membangun pabrik pengolahan bijih emas dengan kapasitas 2.000 ton bijih per hari di Gorontalo. Pihaknya juga akan mengalokasikan sebagian dana dari rights issue kedua untuk menyelesaikan konstruksi infrastruktur yang diperlukan seperti jalan tambang, peralatan berat dan transportasi serta konstruksi fasilitas pendukung tambang seperti power supply, waste dump, sediment pond, tailing dam, detoxification plant, dan lainnya.

"Selanjutnya dana hasil rights issue juga akan digunakan untuk pemboran di dua prospek emas di lokasi Motomboto (Gorontalo) demi menambah jumlah cadangan bijih emas sebesar 10 juta ton bijih," jelas Suseno.

Suseno menambahkan, semoga pada awal 2024, proyek tambang emas Gorontalo dapat mulai berproduksi secara komersial. Selain itu, perseroan juga berharap bahwa proyek emas Palu sudah bisa mengoperasikan tiga pabrik pengolahan bijih emas dengan total kapasitas sebesar 8.500 ton bijih per hari pada kuartal pertama tahun 2024.

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN