Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerja di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pekerja di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG Lanjutkan Kenaikan di Sesi II

Kamis, 20 Januari 2022 | 13:51 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Dibuka naik 15,86 poin (0,24%) di level 6.607, indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali melanjutkan kenaikan di pembukaan sesi II pedagangan Kamis (20/1). IHSG sesi II dibuka naik 39,54 poin atau 0,6% ke level 6.631,52.

Sebanyak lebih dari 11,8 miliar saham telah diperdagangkan di pembukaan sesi II. Dengan nilai perdagangan sekitar Rp 7,3 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 871.355 kali transaksi. Pada pembukaan sesi II, Indeks LQ45 berhasil menopang laju IHSG untuk terus berada di zona hijau. Sebab, LQ45 naik 6,25 poin (0,67%) ke level 944.861.

Baca juga : Terpengaruh Bursa Asia, IHSG Berbalik Arah, Sesi II lanjut?

Asing juga terlihat aktif melakukan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 63,95 miliar pada sesi perdagangan II dibuka. Meskipun disaat yang sama, investor asing masih terus melakukan transaksi jual bersih (net sell) di semua pasar sebesar Rp 70,71 miliar.

Mayoritas sektor-sektor saham juga menopang kenaikan IHSG pada sesi II. Sebab, sektor-sektor tersebut mencatatkan kenaikan. Kenaikan tertinggi dicatatkan IDX Sector Energy (2,91%), IDX Sector Basic Materials (1,44%), IDX Sector Infrastructure (1,11%), IDX Sector Consumer Cyclicals(0,77%)m dan IDX Sector Finance (0,27%).

Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Edwin Sebayang mengatakan pergerakan IHSG malah berbalik arah dengan Bursa AS yang ditutup melemah pada tadi pagi. Hal itu terjadi karena IHSG lebih berpengaruh pada bursa Asia. Hingga siang ini, bursa Asia seluruhnya bergerak naik. Sebut saja Nikkei (Jepang) yang mencatatkan kenaikan 1,1% mencapai level 27.772. Disusul Hang Seng (Hong Kong) naik 2,85% menjadi 24.811, Shanghai (Shanghai) naik 0,09% menjadi 3.561. Terakhir, Straits Time (Singapura) naik 0,19% menjadi 3.290.

“Bursa Asia mengalami kenaikan. Kenaikannya sebenarnya tidak dipengaruhi oleh sentimen yang ada di Asia. Mengingat data-data yang keluar hanya biasa-biasa saja. Hal ini lebih dikarenakan kenaikan yang terjadi di bursa Asia lebih kepada technical rebound saja. Mengingat beberapa hari terakhir selalu mengalami kejatuhan,” ungkapnya kepada Investor Daily, Kamis (20/1).

Baca juga : IHSG Naik 0,59%, Lima Saham Cetak Untung Besar

Edwin optimistis kenaikan yang terjadi pada sesi I akan terus berlanjut ke sesi II. Sebab, bursa-bursa di Asia masih terus merangkak naik hingga saat ini. Namun, lanjut Edwin, pelaku pasar masih terus mencermati tiga hal yang terjadi di dalam negeri. Pertama, peningkatan jumlah kasus Covid-19 akibat Omicron. Hasil, pelaku pasar menanti keputusan pemerintah akan dampak peningkatan kasus tersebut. Salah satunya adalah kekhawatiran akan adanya pengetatan lagi.

“Kedua, kekhawatiran angka inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga komoditas yang merupakan sumber bahan baku produksi dari industri dalam negeri. Ketiga, nilai tukar rupiah,” tutupnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN