Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis (9/12/2021). Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis (9/12/2021). Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Sesi II Menguat Terbatas, OCBC Sekuritas Sebut Lima Saham Untuk Trading

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:07 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - OCBC Sekuritas menilai indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini terlihat berhasil melakukan technical rebound mengikuti tren penguatan yang juga terlihat pada perdagangan bursa regional Asia lainnya setelah mendapat sentimen positif dari Tiongkok. Bank sentral negara Tiongkok memotong suku bunga acuan untuk suku bunga pinjaman di negara tersebut untuk pertama kalinya dalam 2 tahun.

Baca juga : IHSG Lanjutkan Kenaikan di Sesi II

Langkah tersebut diambil di tengah kekhawatiran akan potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara tersebut sebagai akibat dari Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan yang membuat pasar properti di negara tersebut mengalami penurunan dan usaha-usaha kecil di negara tersebut juga tertekan. Penurunan yield Obligasi AS yang pada perdagangan kemarin sempat menekan bursa saham dunia juga membantu memberikan sentimen positif tambahan pada perdagangan saham dunia hari ini.

Kondisi tersebut, OCBG Sekuritas memperkirakan bisa membuat IHSG mampu melanjutkan pada perdagangan sesi II. Namun, patut diwaspadai juga sentiment negative dari domestic dimana kasus positif Covid-19 Omicron di Indonesia telah mencapai 414 orang dari hanya 136 orang pada Desember 2021. Hal tersebut mungkin saja bisa membatasi penguatan IHSG nantinya.

“Mengacu pada kondisi tersebut maka level resistance IHSG pada perdagangan sesi II nanti kami perkirakan akan berada di level 6,645, tulis OCBC Sekuritas.

Baca juga : Terpengaruh Bursa Asia, IHSG Berbalik Arah, Sesi II lanjut?

Melihat hal tersebut, OCBC Sekuritas menyebut ada lima saham untuk trading pada sesi II, yaitu

MEDC

Berpeluang untuk bergerak dalam tren menguat terutama jika MEDC mampu terus bergerak di atas level support kritikal 500.

Support : 500

Resistance : 550

Rekomendasi : Spec Buy untuk MEDC di level 510-520.

BGTG

Berpeluang untuk bergerak dalam tren menguat terutama jika BGTG mampu terus bergerak di atas level support kritikal 240.

Support : 240

Resistance : 308

Rekomendasi : Spec Buy untuk BGTG di level 262-268.

TOWR

Masih berpeluang untuk mengalami technical rebound terutama jika TOWR mampu terus bergerak di atas level support kritikal 1,020 – 1,030.

Support : 1.020

Resistance : 1.105

Rekomendasi : Spec Buy untuk TOWR di level 1.050 – 1.065.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN