Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, saat pertemuan OJK yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Kamis (20/1/2022). Foto: tangkapan layar youtube

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, saat pertemuan OJK yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Kamis (20/1/2022). Foto: tangkapan layar youtube

Optimis, OJK Proyeksi Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tahun Ini Rp 538,3 Triliun

Kamis, 20 Januari 2022 | 15:47 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan penghimpunan dana di pasar modal pada tahun 2022 bisa mencapai Rp 488,3 triliun hingga Rp 538,3 triliun. Nilai ini meningkat sekitar Rp 125 triliun - Rp 175 triliun atau 34,4% hingga 48,16% dari realisasi pada 2021 yang mencapai Rp 363,3 triliun.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, penghimpunan dana di pasar modal terus meningkat dari tahun ke tahun. Penghimpunan dana pada 2021 bahkan meningkat sekitar 206% dari tahun 2020 yang mencapai Rp 118 triliun.

Baca juga: Lindungi Investor, OJK akan Bentuk Pemeringkatan Reksa Dana dan MI

“Jumlah penghimpun dana di pasar modal ini terbaik di kawasan Asia Pasifik yang rata-rata hanya 171%,” ujar Wimboh dalam Konferensi Pers OJK di Jakarta, Kamis (20/1).

Lebih lanjut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 2021 sempat menyentuh di level 6.693, naik dari level awal pandemi Covid-19 yang berada di 5.361,25. Wimboh mengungkapkan, IHSG berada di posisi terbaik peringkat ketiga di Asia.

“Kapitalisasi pasar bursa Indonesia juga mencapai Rp 8.252 triliun pada tahun 2021, angka ini terbaik kedua di ASEAN setelah Thailand,” ujar dia.

Baca juga: OJK Targetkan Pertumbuhan Kredit Perbankan Tahun Ini 7,5%

Jumlah investor pasar modal dalam negeri juga mengalami peningkatan, hingga akhir tahun 2021 mencapai posisi 7,5 juta orang, naik 93% jika dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun sebanyak 80% dari 7,5 juta orang itu dikontribusi dari investor milenial. “Ini akan terus kami dorong dan diharapkan menjadi satu kebiasaan atau budaya baru investor milenial untuk investasi di pasar modal,” ujar dia.

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN