Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wakil Direktur Utama 2 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Abdullah Firman Wibowo saat pemaparan materi Tantangan dan Peluang Bank Syariah dalam acara Seminar Nasional

Wakil Direktur Utama 2 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Abdullah Firman Wibowo saat pemaparan materi Tantangan dan Peluang Bank Syariah dalam acara Seminar Nasional "Peluang dan Tantangan Ekonomi Syariah Pasca Pandemi Pada Tahun 2022" yang diselenggarakan BSI bersama Universitas Muhammadiyah Tangerang dan IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam).

BSI (BRIS) Siapkan 7 Kunci Akselerasi Perbankan Syariah

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:42 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI terus melakukan akselerasi dan inovasi untuk memperkuat pondasi bank syariah. Tujuh kunci akselerasi akan dibangun BSI dengan berbagai subtansi yang saling berkesinambungan.

Wakil Direktur Utama 2 Bank Syariah Indonesia Abdullah Firman Wibowo dalam keterangan tertulis, Kamis (20/1) mengatakan, BSI terus mengimplementasikan tujuh kunci akselerasi perbankan syariah yang harus kuat. Diantaranya sisi IT dan digital, peningkatan kapasitas SDM di seluruh elemen pegawai bank syariah sehingga mampu menjadi finansial konsultan bagi nasabah dan investor, fokus membangun sektor ekosistem halal, businesss model, sinergi & kolaborasi, dan dukungan dari segenap pemangku kepentingan, serta literasi perbankan syariah.

Hal ini semakin dikuatkan oleh dukungan pemangku kepentingan melalui berbagai peraturan yang mendukung kemajuan ekonomi syariah di Indonesia. Diantaranya penerapan LKS Qonun Aceh, pilihan dan kebebasan yang diberikan terkait pengelolaan  finansial untuk payroll maupun fasilitas pembiayaan konsumer bagi ASN, TNI dan POLRI.

Baca juga: BSI Jaring 5.000 UMKM Milenial lewat Talenta Wirausaha

Dikatakan Firman, industri perbankan syariah di Indonesia merupakan salah satu sektor yang memiliki peluang pertumbuhan menarik secara global. Hal ini semakin didukung dengan populasi 209,1 juta penduduk muslim di Indonesia dan potensi industri halal mencapai Rp 4,375 triliun.

Dari sisi kinerja keuangan, per September 2021 lalu perbankan syariah menunjukan kinerja positif. Indikator aset, pembiayaan, dan DPK perbankan syariah tumbuh positif diatas perbankan nasional. Diantaranya dari sisi asset tumbuh 12,24 %, pembiayaan tumbuh 7,48% serta DPK tumbuh 9,42%.

“Tantangan dan peluang perbankan syariah masih besar, namun demikian BSI optimis dengan memberikan literasi perbankan syariah yang baik, sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pihak, penguatan IT dan akselerasi digital yang kuat akan membuat masyarakat memilih perbankan syariah sebagai pilihan utama” ujar Firman.

 

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN