Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor melihat pergerakan saham. Foto ilustrasi:  Investor Daily/David Gita Roza

Investor melihat pergerakan saham. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Mirae Asset Sekuritas: Tiga Saham Masuk Radar

Jumat, 21 Januari 2022 | 09:10 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan mengetes level resistance level 6.651. pada perdagangan Jumat (21/1). IHSG Diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 6.585 – 6.651.

Mirae Asset Sekuritas menyebut indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Pada periode weekly indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak turun. Untuk itu, level support di 6.585 dan resistance di 6.651. Sedangkan Cut loss level di 6.540.

Baca juga : Saham Pilihan untuk Trading 21 Januari dan Target Harganya

Mirae Asset Sekuritas menyebut IHSG ditutup menguat 0.53%, dipimpin oleh sektor Basic Material, Energi, Keuangan. Kenaikan harga saham ANTM dan INCO didukung oleh kenaikan harga nikel, yang menurut kami akan terus berlanjut. Harga batubara yang menguntungkan dan dimulainya kembali ekspor batubara mendorong harga saham ADRO dan ADMR. BI mempertahankan suku bunga kebijakan pada 3.5%, sejalan dengan ekspektasi konsensus. Bank Indonesia akan mulai melakukan normalisasi kebijakan dengan menaikkan rasio cadangan devisa untuk mengurangi likuiditas pada tahun ini.

Indeks ekuitas AS ditutup melemah kuat pada hari Kamis karena kekhawatiran atas kebijakan moneter yang lebih ketat sehubungan dengan inflasi yang terus-menerus telah memicu penurunan saham terkait pertumbuhan. Imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun dua bps (0.02%) menjadi 1.82%. Data ekonomi yang bervariasi memicu mood risk-off. Klaim pengangguran awal mingguan meningkat ke level tertinggi tiga minggu di 286,000 (dibandingkan ekspektasi konsensus 225,000). Sementara itu, penjualan rumah yang ada turun 4.6% MoM di bulan Desember karena pasokan mencapai titik terendah sepanjang masa.

Di komoditas, harga logam dasar naik tajam karena permintaan yang kuat dan kendala pasokan memperketat pasar. Harga nikel memimpin kenaikan di sektor logam, ditutup pada level tertinggi 10 tahun di USD24,000/ton. Permintaan komoditas yang lebih kuat akan datang dari pelonggaran kebijakan moneter China. Bank sentral China PBoC memangkas suku bunga reverse repo 7 hari awal pekan ini, menunjukkan awal dari pelonggaran kebijakan moneter China yang dapat mendukung prospek permintaan komoditas.

Baca juga  : Cek, Lima Saham Pilihan Trading BRI Danareksa Sekuritas

Untuk itu, ada tiga saham masuk radar Mirae Asset Sekuritas, yaitu

MBSS

Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik.

Harga penutupan : 1.000 (+2,56%)

Rekomendasi : buy on weakness

Trading range : 960 – 1.030

Support : 960

Resistance : 1.030

Cut loss level : 930

IRRA

Koreksi indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih terlihat naik.

Harga penutupan :1.980 (+2,86%),

Rekomendasi : buy on weakness

Trading range : 1.910 – 2.020

Support : 1.910

Resistance : 2.020

Cut loss level : 1.900

MDKA

Indikator MFI Optimized sudah berada di oversold area dan RSI Optimized mulai bergerak naik.

Harga penutupan :3.870 (+0,78%)

Rekomendasi : buy on weakness

Trading range : 3.800 – 3.940

Support : 3.800

Resistance : 3.940

Cut loss level : 3.760

 

 

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN