Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Mandiri Dorong Nasabah Beralih ke Livin by Mandiri

Bank Mandiri Dorong Nasabah Beralih ke Livin by Mandiri

Berkat Transformasi Digital, Laba Bank Mandiri (BMRI) Naik 66,8%

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:53 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membukukan laba bersih sebesar Rp 28,03 triliun sepanjang 2021. Nilai ini meningkat 66,8% secara tahunan dengan menerapkan strategi yang konsisten dengan dukungan transformasi digital.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan, capaian kinerja yang signifikan tersebut selaras dengan pemulihan ekonomi secara nasional yang didukung oleh kebijakan pemerintah lintas sektoral serta penanganan Covid-19 yang efektif menggairahkan roda perekonomian di dalam negeri.

Baca juga: Bank Mandiri Layani Transaksi Keuangan BSSN

"Sepanjang tahun 2021, Bank Mandiri telah secara aktif mengimplementasikan transformasi digital untuk mencapai strategi jangka panjang dan menghasilkan pertumbuhan bisnis berkelanjutan," ujar Darmawan dalam Paparan Kinerja Bank Mandiri 2021 di Jakarta, Kamis (27/1). 

Menurutnya, pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh optimalisasi fungsi intermediasi perseroan yang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang positif. Tercatat, hingga akhir 2021, laju kredit perseroan secara konsolidasi mampu tumbuh positif sebesar 8,86% secara tahunan menjadi Rp 1.050,16 triliun, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit Industri sebesar 5,2%.

Baca juga: Bank Mandiri Dorong Nasabah Beralih ke Livin by Mandiri

Fungsi intermediasi tersebut juga diimbangi pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang kuat, yakni sebesar 12,8% secara konsolidasi menjadi Rp 1.291,18 triliun, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan DPK industri sebesar 12,2%. Darmawan menambahkan, pertumbuhan DPK ini utamanya ditopang oleh peningkatan dana murah (CASA) secara konsolidasi sebesar 19,8% yang membuat rasio CASA Bank Mandiri (konsolidasi) meningkat sebesar 407 basis poin (bps) secara tahunan menjadi 69,7%. 

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN