Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jeth Soetoyo, Founder & CEO PT Pintu Kemana Saja, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV

Jeth Soetoyo, Founder & CEO PT Pintu Kemana Saja, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV

Kripto dan Saham Dinilai Makin Mirip, Mirip Apanya Yah?

Kamis, 27 Januari 2022 | 17:21 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id -  Korelasi antara kripto dan saham makin kesini dinilai makin mirip. Kemiripan ini terjadi sejak kuartal III-2021. Di mana, menurut Founder dan CEO PT Pintu Kemana Saja Jeth Soetoyo terjadi kesamaan dalam pola pergerakan harga dan sifat dari para investor dan trader-nya dalam berinvestasi di dua aset kelas berbeda tersebut.

“Di pasar Indonesia ini saya mulai melihat terutama belakangan kuartal III dan IV pasar kripto dan pasar equity lumayan mirip dalam pergerakan harganya, yang dulunya Bitcoin dan kripto itu selalu dikatakan sebagai sebuah aset kelas korelasi yang tinggi dengan equity market. Yang kita lihat sekarang berbeda di kuartal III dan IV pergerakannya lumayan mirip di seluruh dunia terutama sektor teknologi yang anjlok di kuartal III-IV dan hal yang sama kita lihat di pasar kripto. Sifat orang yang masuk ke dunia kripto dua tahun terakhir ini juga sangat mirip dengan equity, kebanyakan lebih aktif,” ungkapnya dalam acara Zooming with Primus “Menyongsong Bursa Kripto Indonesia” yang disiarkan secara langsung di BeritaSatu TV, Kamis (27/1).

Baca juga: PINTU Tambah Dua Aset Kripto "USDT dan USDC" di Fitur Pintu Earn

Namun, meski demikian, Jeth menilai masih ada banyak hal berbeda antara kripto dan saham. Misalnya saja, kripto bersifat global, tapi tidak demikian dengan saham yang sifatnya lokal.  “Untuk pertama kalinya dalam sejarah, orang kita bisa trading bersama masyarakat di seluruh dunia. Elon Musk beli Doge, kita juga bisa beli Doge. Itu narasi yang kuat dan penting, sehingga banyak investor muda yang tertarik ke kripto,” pungkasnya.

Oleh karena itu, untuk menarik minat investor muda, platform jual beli dan investasi aset kripto yang berfokus pada mobile tersebut sejak tahun 2020 aktif menyasar para investor pemula. Adapun, lonjakan pengguna Pintu pada tahun 2020-2021 sangat tinggi mencapai 1.000-1.200%. Di mana, 80% pengguna Pintu berusia di bawah 30 tahun.

“Setiap bulan rata-rata orang yang gunakan aplikasi kita bisa 10-14 kali sebulannya. Usia 18-30 paling banyak, kalau dibawah 18 tahun kita tak boleh fasilitasi sesuai arahan Kementerian Perdagangan,” katanya.

Baca juga: Tambah 6 Token Baru, PINTU Miliki 40 Lebih Aset Kripto

Lebih lanjut, Jeth memberi pesan kepada para pemula agar melakukan diversifikasi dalam hal investasi. Hal tersebut seperti ibarat jangan memasukkan semua telur dalam satu keranjang. Selain itu, ia juga berpesan agar investor terutama kaum milenial tidak ikut-ikutan alias Fear of Missing Out (FOMO) untuk berinvestasi lantaran sedang tren atau naik daun. Serta, lakukan dollar cost averaging yang merupakan proses untuk menyebarkan transaksi investasi dengan memasukkan jumlah dana yang sama dalam beberapa waktu, alih-alih melakukan investasi dalam satu waktu.

“Dan yag paling penting adalah tambah edukasi soal dunia investasi,” tambah Jeth seraya menambahkan bahwa Pintu punya Pintu Academy sebagai bagian dalam edukasi kripto.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN