Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO  PT Link Net Tbk Marlo Budiman. Sumber: BSTV

CEO PT Link Net Tbk Marlo Budiman. Sumber: BSTV

Yeah! Diakuisisi Axiata dan XL Axiata (EXCL), Kinerja Link Net (LINK) Makin Ciamik

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:11 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Kinerja PT Link Net Tbk (LINK) akan makin agresif ke depannya seiring penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJB) oleh Axiata Group Berhad (Axiata) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang secara bersama-sama melakukan pengambilalihan 66,03% saham Link Net yang dimiliki oleh Asia Link Dewa Pte Ltd (ALD) dan PT First Media Tbk (KBLV).

Presiden Direktur dan CEO PT Link Net Marlo Budiman mengungkapkan, penyelesaian transaksi ini akan memberikan kesempatan yang besar bagi Link Net bersama dengan partner barunya untuk menyediakan layanan fixed line broadband dan mobile kepada pelanggan residensial dan enterprise perseroan. Tingkat penetrasi fixed broadband di Indonesia masih rendah dan kemampuan untuk menyediakan layanan yang lebih luas dan produk yang komprehensif akan berkontribusi terhadap pertumbuhan perseroan di masa depan dan tentunya akan membuahkan hasil bagi seluruh stakeholders.

Baca juga: Kucurkan Rp 8,72 Triliun, Axiata dan XL Axiata (EXCL) Rampungkan Akuisisi 66,03% Saham Link Net (LINK)

Ia pun meyakini akan banyak peluang sinergi untuk kedua perusahaan, mulai dari kerja sama dalam penggunaan backbone, transmisi jaringan, penyesuaian strategis tentang peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya. Peluang-peluang ini juga diperkuat dengan hubungan Link Net yang erat dengan mitra bisnis dan pelanggan.

“Saya dan tim manajemen saya menyambut transaksi ini dengan hangat dan kami percaya bahwa hal ini akan berkontribusi dalam pertumbuhan berkelanjutan dan peningkatan nilai pemegang saham di masa depan," ungkap Marlo dalam keterangan resminya, Kamis (27/1).

Pada hari Kamis (27/1) dua pemegang saham terbesar Link Net, Asia Link Dewa Pte. Ltd. (ALD) dan PT First Media Tbk (KBLV), mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani perjanjian jual beli saham (SPA) untuk menjual 1.816.735.484 lembar saham, yang merepresentasikan sekitar 66,03% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh pada Link Net (tidak termasuk saham treasuri), kepada pembeli Axiata Investments (Indonesia) SDN BHD (AII) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Sesuai pengumuman publik, harga pembelian kepada ALD dan First Media adalah Rp4.800 per lembar. Merujuk kepada pengumuman publik, setelah transaksi jual-beli berhasil dilakukan, AII akan memiliki 1.266.419.288 lembar saham dan XL Axiata akan memiliki 550.316.196 lembar saham di Link Net.

Baca juga:  Alokasi Belanja Modal Rp 3,1 Triliun Tahun Ini, Link Net Optimistis Capai Pertumbuhan High Single Digit  

Sesuai pengumuman publik, tanggal penyelesaian transaksi akan bergantung kepada pemenuhan atau penghapusan ketentuan oleh para pihak yang terkait seperti yang tertulis di dalam SPA.

Sesuai dengan peraturan Tender Wajib, kewajiban untuk melakukan sebuah penawaran Tender Wajib terjadi apabila ada akuisisi yang menyebabkan perubahan kepemilikan utama di perusahaan terbuka di Indonesia. Perubahan kepemilikan utama terjadi ketika lebih dari 50% hak suara di dalam perusahaan terbuka telah diakuisisi atau apabila kurang dari 50%, terdapat perubahan atas kemampuan perusahaan untuk membuat keputusan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan cara apapun dan atau perubahan terhadap kebijakan perusahaan publik.

Berdasarkan peraturan Tender Wajib, jika Tender Wajib dijalankan maka harga yang ditawarkan harus lebih tinggi dari rata-rata tertinggi dari harga perdagangan harian dalam 90 hari terakhir dari tanggal yang ditentukan seperti yang tertulis pada Pasal 18 dari POJK No. 9/POJK/POJK.04/2018 atau pertimbangan harga pembelian saham yang akan dijual.

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN