Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Suasana di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Net Buy Tembus 118,34 M, Asing Borong Lima Saham ini

Jumat, 28 Januari 2022 | 15:19 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Dibuka naik 7,55 poin (0,11%) di level 6.618,71, indeks harga saham gabungan (IHSG) melesat naik pada penutupan sesi II Jumat (28/1). IHSG mencatatkan kenaikan 34,35 poin atau 0,52% ke level 6.645,51.

Baca juga : IHSG Berbalik Hijau, Saham BAUT, NETV, BPTR, dan ADRM Auto Reject Atas

Pada akhir perdagangan sesi II, investor asing beli bersih (net buy) pada sejumlah saham sebesar Rp 165,77 miliar. Saham-saham yang banyak diborong asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebanyak Rp 220,5 miliar. Transaksi ini mendorong kenaikan harga saham BBNI menjadi Rp 7.500 naik Rp 300 (4,17%). Disusul, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 154,8 miliar dan membuat harga sahamnya terdongkrak naik Rp 100 (1,32%) menjadi Rp 7.650.

Sedangkan Asing mencatatkan net buy pada PT XL Axiata Tbk (EXCL) sebesar Rp 57,2 miliar. Transaksi ini memicu kenaikan harga saham menjadi Rp 3.290 atau naik Rp 130 (4,11%). PT Link Net Tbk (LINK) diborong asing sebanyak Rp 23,8 miliar dan membuat harga saham naik Rp 70 (1,16%) menjadi Rp 4.430. Serta, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) sebanyak Rp 13,2 miliar dan mendorong harga saham naik menjadi Rpp 436 atau naik Rp 14 (3,32%).

Baca juga : Akhir Pekan, IHSG Ditutup Melesat Naik 0,52%

Sedangkan saham-saham yang banyak dijual asing pada Sesi II adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 84,7 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 56,8 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebanyak Rp 45,4 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebanyak Rp 25,3 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) senilai Rp 21,6 miliar.

 

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN