Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan Suminto dalam webinar bertajuk “Tren Penerapan Keuangan Berkelanjutan Berbasis ESG Pasca Pandemi” yang diselenggarakan BeritaSatu Media Holdings secara virtual, Senin (31/1). Webinar ini merupakan kerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank BTPN Tbk, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Foto: IST

Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan Suminto dalam webinar bertajuk “Tren Penerapan Keuangan Berkelanjutan Berbasis ESG Pasca Pandemi” yang diselenggarakan BeritaSatu Media Holdings secara virtual, Senin (31/1). Webinar ini merupakan kerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank BTPN Tbk, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Foto: IST

Pandemi Jadi Momentum Kembangkan Keuangan Berkelanjutan Berbasis ESG

Senin, 31 Januari 2022 | 15:29 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa pandemi Covid-19 merupakan momentum untuk mengembangkan keuangan berkelanjutan berbasis environmental, social, and governance (ESG).

Hal tersebut diungkapkan Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kemenkeu Suminto dalam webinar bertajuk “Tren Penerapan Keuangan Berkelanjutan Berbasis ESG Pasca Pandemi” yang diselenggarakan BeritaSatu Media Holdings secara virtual, Senin (31/1). Webinar ini merupakan kerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank BTPN Tbk, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk .

Baca juga: Terapkan ESG, Adi Sarana Armada (ASSA) Masuk Indeks Baru BEI

Suminto menjelaskan, pandemi memang merupakan suatu bencana bagi kemanusian, juga untuk perekonomian. Namun, pandemi juga bisa menjadi momentum untuk mengembangkan ekonomi hijau.

“Jika kita mengaitkan pandemi dengan sustainability finance, maka sesungguhnya pandemi tentu merupakan akar satu bencana  bagi kemanusian bagi perekonomian bagi sektor keuangan. Namun kita juga perlu mengambil momentum dari pandemi untuk terus mengembangkan ekonomi hijau,” ungkap Suminto.

Dia menambahkan, di berbagai forum global ini juga sudah digaris-bawahi bahwa semua pihak dapat menjadikan pandemi Covid-19 ini sebagai momentum mengembangkan ekonomi hijau.

Suminto menekankan, pemerintah sangat memahami dampak luka yang dalam dari pandemi. Karena itu, pemerintah terus menggunakan semua perangkat yang mungkin yang dimilki pemerintah dan otoritas untuk mendukung perekonomian.

Baca juga: Gandeng KEHATI, BEI Resmi Luncurkan 2 Indeks ESG Baru

Selain itu, terang Suminto, pemerintah sangat mengapresiasi kinerja pasar modal pasa 2021 di mana mencatatkan rekor total nilai penghimpunan dana mencapai Rp 363,28 triliun melalui 194 emisi efek. Nilai penghimpunan dana tersebut didominasi oleh penawaran umum terbatas yang mencapai Rp 192,47 triliun.

“Jumlah emiten baru yang melantai di BEI pada 2021 tercatat 53 perusahaan. Jumlah investor pasar modal juga mengalami kenaikan signifikan, yaitu naik 93% menjadi 7,49 juta investor,” papar dia.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN