Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto ilustrasi Emtek: Investor Daily/Arief

Foto ilustrasi Emtek: Investor Daily/Arief

Menanti Kinerja Solid Bank Digital Emtek

Minggu, 6 Februari 2022 | 10:08 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek diuntungkan dengan masuknya mitra strategis yakni Singtel dan Grab pada saham bank digital perseroan. Publik tengah menanti kinerja solid Emtek dan mitranya untuk mendongkrak kinerja tahun ini.

Pada Januari 2022, Emtek melalui anak usahanya, PT Elang Media Visitama (EMV), mengundang Singtel dan Grab untuk bersama- sama melakukan penyertaan modal dalam penerbitan saham baru PT Bank Fama International (Fama). Singtel dan Grab masing-masing menyerap sebanyak 16,26% saham Bank Fama atau setara total 32,5% saham.

Advertisement

Baca juga:  Grab dan Singtel Masuk Bank Fama, Saham Emtek (EMTK) Direkomendasi Beli

Dalam riset bersama, Analis CGS CIMB Willy Suwanto dan Michelle A Nugroho menjelaskan, masuknya Singtel dan Grab pada saham bank digital milik Emtek akan meningkatkan potensi perluasan jaringan bank digital secara regional.

Proyeksi ini seiring dengan Singtel yang telah memiliki bank serupa di Singapura. “Kami percaya masuknya Singtel dan Grab akan meningkatkan nilai portofolio digital Emtek. Selain itu, akuisisi akan memperbesar potensi dan valuasi perseroan,” jelas Willy dan Michelle dalam risetnya, di Jakarta, baru-baru ini.

Prospek EMTK
Prospek EMTK

Secara valuasi, mereka menegaskan, dengan akuisisi saham Bank Fama sebanyak 32,5%, menyiratkan valuasi post money sebesar Rp 3,1 triliun atau 1,5 kali nilai buku atau P/BV. Dalam aksi tersebut, Singtel dan Grab mengambil bagian, masing-masing sebesar 2,35 miliar saham baru Bank Fama. Singtel dan Grab masing-masing merogoh kocek hingga Rp 500 miliar.

Pada Desember 2020, Singtel dan Grab membentuk konsorsium dalam perbankan digital yakni 60% Grab dan 40% Singtel di Singapura.

Menurut Grab, perusahaan patungan (joint venture/JV) Singtel-Grab dibentuk dengan tujuan akhir yakni bank digital yang rencananya diluncurkan pada awal 2022. JV kedua pihak ini menjadi bagian dari 29 bank yang mendaftarkan bank digitalnya di Malaysia pada Juli 2021.

Baca juga:  Pasar Tokenisasi Real Estat Diproyeksikan US$ 80 Triliun, Emtek dan Sejumlah Investor Suntik Dana US$ 3 Juta ke Startup NFT

Pasca akuisisi, susunan kepemilikan saham dari PT Elang Media Visitama (EMV) di Bank Fama menjadi 62,76%, PT Nusantara Berkat Agung sebesar 4,72%, Grab menggenggam 16,26%, dan terakhir Singtel sebesar 16,26%.

Akuisisi tersebut merupakan bentuk komitmen dari kedua pihak dalam pengembangan layanan finansial digital di Indonesia. Akuisisi itu juga menjadi jalan termudah bagi Bank Fama sebagai bank digital yang memerlukan modal inti minimal Rp 3 triliun pada akhir tahun 2022. Hal tersebut sebagaimana kebijakan yang digariskan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lebih lanjut, JV tersebut juga berencana untuk menyerap aksi rights issue yang dilakukan oleh PT Allo Bank Tbk (BBHI) yang akan dieksekusi melalui perusahaan holding dan akan memiliki  porsi 2,07% pasca rights issue.

Baca juga:  Tak Mau Ketinggalan, Grup Emtek Masuk Bisnis NFT

Rencana yang sama juga dikemukakan oleh PT Bukalapak Tbk (BUKA) yang berencana menyerap 11,49% saham dari BBHI.

“Hal ini menunjukkan bahwa Emtek dan Grab semakin erat bekerja sama,” ujar Willy dan Michelle.

Willy berpendapat, bergabungnya Emtek dalam ekosistem yang dimiliki Grab akan menciptakan sinergi dengan investasi digital yang dilakukan oleh perseroan.

Harga saham EMTK dalam satu dekade terakhir
Harga saham EMTK dalam satu dekade terakhir

Ada beberapa manfaat yang diterima perseroan dengan adanya mitra strategis yakni Emtek dapat mencapai tujuannya sebagai konglomerat teknologi yang mendominasi pasar.

“Kedua, pertumbuhan valuasi perusahaan sering ekspansi yang hasilnya akan terlihat pada full year 2022,” kata dia.

Hal yang senada juga diucapkan oleh Analis BRI Danareksa Sekuritas Andreas Kenny yang memberikan pandangan positif, terhadap PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK). Masuknya kedua investor baru tersebut akan berimbas pada prospek saham EMTK yang lebih menjanjikan ke depan.

Baca juga:  Grup Emtek Investasi di Perusahaan Media Milik Raffi Ahmad  

“Oleh karena itu, BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi beli saham EMTK dengan target harga Rp 2.750,” tegas Andreas.

Andreas Kenny menambahkan, masuknya kedua investor (Singtel dan Grab) tidak mengubah posisi Emtek sebagai pengendali dengan kepemilikan diperkirakan mencapai 62,76%. Sedangkan Grab dan Singtel masing-masing menjadi pemegang 16,26% saham Bank Fama.

“Masuknya kedua investor tersebut diharapkan menjadi sentimen positif terhadap Emtek setelah harga sahamnya terkoreksi dalam dua pekan terakhir dipicu penurunan saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA),” tulis Andreas dalam risetnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN