Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings Primus Dorimulu dalam sambutan di ajang Best Mutual Fund Awards 2022. Foto: Ist

Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings Primus Dorimulu dalam sambutan di ajang Best Mutual Fund Awards 2022. Foto: Ist

Para Manajer Investasi Berjuluk ‘Tangan Dewa’, Citra Ini yang Harus Dijaga

Selasa, 22 Maret 2022 | 16:30 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Saat ini ada 97 manajer investasi (MI) yang beroperasi mengelola reksa dana di Indonesia. Adapun MI ini sendiri pun acap dijuluki ‘tangan dewa’ karena di tangan merekalah investasi dipercayakan dan aman.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings Primus Dorimulu dalam sambutan pada ajang Best Mutual Fund Awards 2022, Selasa (22/3/2022). Best Mutual Fund Awards merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan Majalah Investor bekerja sama dengan Infovesta Utama untuk memberi apresiasi kepada produk reksa dana terbaik dari berbagai perusahaan manajer investasi di Indonesia.

Baca juga: Dana Kelolaan Reksa Dana Berbasis ESG Capai Rp 3,5 triliun

“Di belahan bumi lain reksa dana atau mutual fund acap disebut unit trust ada kata trust di situ. Para manajer investasi disebut juga ‘tangan dewa’ karena di tangan mereka investasi aman dan NAB meningkat tajam. Citra inilah yang harus dijaga oleh para manajer investasi,” kata Primus Dorimulu.

Dia mengungkapkan, nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana pada tahun 2019 ada di level Rp 542 triliun, pada tahun 2020 naik ke level Rp 574 triliun. Sedangkan, dalam satu tahun terakhir, NAB reksa dana masih bergerak di kisaran Rp 570-578 triliun.

Sejak 2020, NAB reksa dana pendapatan tetap mengalahkan reksa dana saham. Jika pada 2019, NAB reksa dana saham Rp 133,4 triliun, dana reksa dana pendapatan tetap Rp 114,9 triliun. Pada tahun 2020 terjadi pergeseran. Di mana, jelas Primus Dorimulu, NAB reksa dana saham Rp 122 triliun, sementara reksa dana pendapatan tetap Rp 133,5 triliun.

Baca juga: IHSG Level Tertinggi Baru, Asing Net Buy Saham Rp 722 Miliar

“Pada Februari 2022 reksa dana saham Rp 121,3 triliun, sedangkan reksa dana pendapatan tetap Rp 148,9 triliun,” jelas Primus Dorimulu.

Hingga akhir Februrari 2022, investor saham, reksa dana, dan surat berharga negara (SBN) menembus 8 juta investor. Dari jumlah itu investor reksa dana mencapai 7,5 juta investor dan yang terbesar. Sedangkan, data Kustodian Sentral Efek Indonesia juga menunjukkan bahwa investor surat utang mencapai 649.332 investor.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com