Menu
Sign in
@ Contact
Search
Bayan Resources. Foto: bayan.com.sg

Bayan Resources. Foto: bayan.com.sg

Laba Bayan Resources (BYAN) Melonjak 268,91% Capai US$ 1,21 Miliar

Kamis, 31 Maret 2022 | 15:50 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Emiten pertambangan batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) membukukan lonjakan kinerja sepanjang tahun 2021. BYAN mencatat laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar US$ 1,21 miliar atau melonjak 268,91% dari perolehan tahun sebelumnya US$ 328,74 juta.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Kamis (31/3/2022) disebutkan bahwa emiten milik taipan Dato’ Low Tuck Kwong ini meraih pendapatan sebesar US$ 2,85 miliar hingga periode 31 Desember 2021, naik 104,44% dari pendapatan US$ 1,39 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Di mana, 99,75% pendapatan ditopang sektor batu bara ke pihak ketiga sebesar US$ 2,64 miliar pada 2021 atau meningkat 50,5% dari US$ 1,32 miliar pada tahun sebelumnya.

Beban pokok pendapatan BYAN selama satu tahun tercatat senilai US$ 951,13 juta atau naik tips dari tahun sebelumnya US$ 932,24 juta. Sehingga laba bruto meningkat menjadi US$ 1,90 miliar dari laba bruto US$ 462,86 juta tahun sebelumnya.

Baca juga: Gelontorkan Rp 1,28 Triliun, Low Tuck Tambah 6% Saham Bayan Resources (BYAN)

Sedangkan laba sebelum pajak mencapai US$ 1,63 miliar meningkat dari laba sebelum pajak US$ 426,64 juta tahun sebelumnya. Capaian itu mendongkrak laba per saham dasar BYAN menjadi US$ 0,36 per saham dari sebelumnya hanya US$ 0,10 per saham.

Jumlah liabilitas turun menjadi US$ 570,81 juta hingga periode 31 Desember 2021 mengalami penurunan sebesar US$ 187,36 juta atau 24,7% dari jumlah liabilitas US$ 758,17 juta hingga 31 Desember 2020. Hal ini terutama disebabkan adanya pelunasan Senior Notes, penurunan liabilitas derivatif karena nilai wajar yang lebih baik diimbangi dengan meningkatnya utang pajak karena profitabilitas.

Baca juga: Bayan (BYAN) Perpanjang Tenor Pinjaman dari Bank QNB, Ada Apa?

Sementara, jumlah aset perseroan mencapai US$ 2,43 miliar hingga periode 31 Desember 2021 naik mengalami kenaikan sebesar US$ 813,98 juta atau 50,3% dari jumlah aset US$ 1,62 miliar hingga periode 31 Desember 2020.

 Kenaikan ini terutama disebabkan adanya peningkatan penerimaan kas dan setara kas yang diperoleh dari aktivitas operasional BYAN yang disebabkan oleh harga jual rata-rata batubara yang lebih tinggi, adanya perolehan aset tetap, peningkatan piutang usaha, uang muka dan biaya dibayar dimuka dan piutang derivatif karena nilai wajar yang lebih baik, diimbangi penurunan kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya. 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com