Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Harga minyak jatuh sekitar 4% pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), dengan minyak mentah Brent jatuh di bawah US$ 100 per barel 
Sumber: Antara

Harga minyak jatuh sekitar 4% pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), dengan minyak mentah Brent jatuh di bawah US$ 100 per barel Sumber: Antara

Minyak Naik Karena Penguncian Shanghai Melonggar, Produksi Rusia Turun

Rabu, 13 April 2022 | 05:45 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

NEW YOR, investor.id - Harga minyak menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena penguncian di Shanghai diperlonggar dan produksi kondensat minyak dan gas Rusia turun ke posisi terendah 2020, serta OPEC memperingatkan tidak mungkin untuk menggantikan potensi kehilangan pasokan dari Rusia.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni melonjak US$ 6,16 atau 6,3%, menjadi menetap di US$ 104,64 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS untuk pengiriman Mei terangkat US$ 6,31 atau 6,7%, menjadi ditutup di US$ 100,60 per barel.

Pada Senin (11/4/2022), kedua kontrak acuan minyak anjlok sekitar 4%.

Baca juga:Minyak Naik Setelah Shanghai Longgarkan Pembatasan Covid-19

Shanghai mengatakan lebih dari 7ribu unit perumahan telah diklasifikasikan sebagai daerah berisiko rendah setelah melaporkan tidak ada infeksi baru selama 14 hari. Distrik telah mengumumkan kompleks mana yang dapat dibuka.

Sementara itu, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memperingatkan tidak mungkin mengganti 7 juta barel per hari minyak Rusia dan ekspor cairan lainnya yang hilang jika terjadi sanksi atau tindakan sukarela.

Produksi kondensat minyak dan gas Rusia turun di bawah 10 juta barel per hari (bph) pada Senin (11/4/2022) ke level terendah sejak Juli 2020, dua sumber yang mengetahui data mengatakan pada Selasa (12/4/2022), karena sanksi dan kendala logistik menghambat perdagangan.

Baca juga: Penegasan OPEC Serta Sinyal Eropa Timur Kembali Memanas Dukung Harga Minyak

Sumber mengatakan produksi minyak rata-rata Rusia turun lebih dari 6% menjadi 10,32 juta barel per hari pada 1-11 April dari 11,01 juta pada Maret.

Uni Eropa belum mengembargo minyak Rusia, tetapi beberapa menteri luar negeri mengatakan opsi itu ada di atas meja.

"Pasar minyak masih rentan terhadap guncangan besar jika energi Rusia dikenai sanksi, dan risiko itu tetap ada di atas meja," tulis Edward Moya, analis pasar senior di OANDA dikutip dari Antara, Rabu (13/4/2022).

OPEC pada Selasa (12/4/2022) menurunkan perkiraan produksi cairan Rusia sebesar 530 ribu barel per hari untuk 2022, tetapi juga memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia, mengutip dampak invasi Rusia ke Ukraina, melonjaknya harga minyak mentah dan kebangkitan pandemi di Tiongkok.

Baca juga: Minyak Naik, OPEC Peringatkan Pasokan Ketat dan Sanksi Lanjutan Rusia

Indian Oil Corp (IOC), yang membeli Ural Rusia dalam tender sebelumnya, telah menghapus grade dari tender minyak mentah terbarunya. Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada Perdana Menteri India Narendra Modi pada Senin (11/4/2022) bahwa membeli lebih banyak minyak dari Rusia bukanlah kepentingan India.

Negara-negara anggota IEA berencana untuk melepaskan 240 juta barel selama enam bulan ke depan mulai Mei dalam upaya untuk menenangkan pasar.

Sementara rilis akan mengurangi keketatan langsung, analis menyatakan itu tidak akan menyelesaikan defisit struktural, dan stok perlu diisi ulang.

Jajak pendapat awal Reuters menunjukkan persediaan minyak mentah AS kemungkinan telah meningkat sebesar 1,4 juta barel dalam seminggu hingga 8 April setelah menurun selama tiga minggu berturut-turut.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN