Menu
Sign in
@ Contact
Search
Terbitkan fitur baru, Raiz Indonesia targetkan peningkatan 500 ribu nasabah baru pada akhir semester pertama 2022.

Terbitkan fitur baru, Raiz Indonesia targetkan peningkatan 500 ribu nasabah baru pada akhir semester pertama 2022.

Terbitkan Fitur Baru, Raiz Indonesia Incar 500 Ribu Nasabah Baru.

Rabu, 13 April 2022 | 13:19 WIB
Muhammd Ghafur Fadillah (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Terbitkan fitur baru, Raiz Indonesia targetkan peningkatan 500 ribu nasabah baru pada akhir semester pertama 2022. Selain itu, Raiz Investment juga berencana menambah produk baru yakni aset berjenis kripto.

CEO Raiz Indonesia Fahmi Arya menjelaskan, fitur baru yang disebut dengan Raiz Rewards yakni program pengembalian investasi atau investback dari setiap belanja online yang dilakukan nasabah. Dengan adanya invest back tersebut, nasabah sudah dapat berinvestasi tanpa mengurangi intensitas belanjanya di platform belanja, investasi, dan makanan, yang sudah terdapat di aplikasi Raiz.

Pasalnya, 80% dari pemasukan warga Indonesia itu digunakan untuk keperluan belanja, apalagi sejak pandemi ada perubahan kebiasaan berbelanja. “Dengan adanya fitur Reward ini, setiap perbelanjaan yang dilakukan dalam jumlah tertentu akan masuk ke dalam saldo investasi dalam bentuk invest back,” jelasnya kepada Investor Daily, baru -baru ini.

Ia menambahkan, meski fitur baru ini baru soft launching, Raiz sudah mencatat nasabah tambahan sebanyak 250 ribu dan jumlah transaksi mencapai Rp 250 juta. Ini juga meningkatkan pengguna wanita hingga 55%. “Soal target, kami berharap akan ada 500 ribu nasabah baru yang akan berinvestasi di Raiz pada akhir semester dua 2022 yang berasal dari fitur Reward,” ujarnya.

Baca juga:Catat Banyak Rekor Penting, Raiz akan Ekspansi ke Thailand

Soal produk baru, Fahmi mengutarakan Raiz sedang mempunyai produk baru dalam aset kripto yang masih disimpan sebagai amunisi untuk mendorong pertumbuhan nasabah berkali-kali lipat. Keyakinan itu berkaca pada kesuksesan aset berjenis kripto yang sebelumnya sudah launching di Australia. “Untuk Indonesia sendiri, Raiz masih menunggu kebijakan dan juga infrastruktur pendukung lainya dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) soal kripto,” kata dia.

Untuk diketahui hingga Maret 2022, Raiz berhasil membukukan sebanyak 230 ribu nasabah baru, sehingga total nasabah saat ini mencapai 550 ribu atau naik 17,8% dari tahun lalu 450 ribu rekening. Penambahan rekening tersebut terutama didukung oleh bertambahnya opsi pembayaran serta penambahan lini produk yaitu Reksa Dana Terproteksi (RDT) secara online.

Reksa Dana Terproteksi atau RDT adalah Reksa Dana berbasis efek utang konvensional maupun syariah yang memiliki konsep perlindungan atas pokok investasi saat jatuh tempo (melalui mekanisme pengelolaan investasi). Produk investasi jenis tersebut memiliki dua keunggulan utama dibandingkan dengan Reksa Dana jenis lain.

Pertama adalah potensi imbal hasil yang lebih baik daripada deposito bank dan dibagikan secara periodik. Potensi keuntungan tersebut disebabkan aset dasar RDT menggunakan Obligasi yang memiliki risiko lebih tinggi dari deposito namun juga dapat memberikan imbal hasil lebih baik.

Baca juga: Gandeng Trimegah Asset Management, Raiz Invest Mulai Pasar Reksa Pendapatan Tetap

Kedua adalah minimum investasi yang rendah daripada syarat minimal investasi deposito. Dalam berinvestasi RDT secara online melalui Raiz Indonesia, masyarakat dapat merasakan pengalaman berinvestasi dengan nilai investasi mulai dari Rp 1 juta. Di Raiz, nasabah tidak perlu memiliki saldo tertentu, mereka dapat memilih produk RDT mana yang sedang ditawarkan dan membelinya di aplikasi dengan mudah.

Hingga akhir Maret 2022, Raiz Indonesia sukses menawarkan enam RDT kepada publik yang dikelola oleh PT Avrist Asset Management, PT STAR Asset Management, dan PT Trimegah Asset Management.

Sebagai informasi, Raiz Indonesia adalah salah satu dari dua anak usaha dari Raiz Invest Limited yang tercatat di Bursa Saham Australia (ASX) dengan kode saham RZI. Dengan pengembangan-pengembangan tersebut, Raiz Indonesia berkomitmen untuk dapat tumbuh secara berkelanjutan dan terus mendukung kekuatan kinerja induk usahanya.

Managing Director/Joint Group CEO Raiz Invest Limited George Lucas, mengatakan perusahaan mencatatkan nilai produk investasi yang dijual perusahaan (fund under management/FUM) AUD$1,02 miliar. Perusahaan juga mencatatkan kenaikan jumlah rekening nasabah baru sebesar 77,7% secara global (Australia, Indonesia, Malaysia) dalam 12 bulan terakhir.

“Meskipun terjadi konflik tragis di Ukraina, stabilitas kembali ke dunia investasi pada Maret dan pasar saham global naik pada bulan tersebut. Meskipun demikian, konflik Ukraina tadi, kondisi moneter yang semakin ketat, dan kenaikan biaya hidup secara global masih menjadi perhatian nasabah,” pungkasnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com