Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi: Bursa saham Eropa/IST

Ilustrasi: Bursa saham Eropa/IST

MENGAKHIRI KERUGIAN BERHARI-HARI

3 Bursa Saham Utama Eropa Kompak Ditutup Menguat

Rabu, 11 Mei 2022 | 07:16 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

PARIS, investor.id Tiga bursa saham Eropa yakni Prancis, Jerman, dan Inggris ditutup menguat pada pada perdagangan Selasa (10/5/2022) waktu setempat. Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi menghentikan kerugian empat hari berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bangkit 0,51% atau 30,89 poin, menjadi menetap di 6.116,91 poin.

Indeks CAC 40 anjlok 2,75% atau 172,34 poin menjadi 6.086,02 poin Senin (9/5/2022), setelah jatuh 1,73% atau 110,04 poin menjadi 6.258,36 poin pada Jumat (6/5/2022), dan terpangkas 0,43% atau 27,28 poin menjadi 6.368,40 poin pada Kamis (5/5/2022).

Advertisement

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 29 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara sembilan saham mengalami kerugian dan dua saham diperdagangkan tidak berubah.

Euroapi, sebuah perusahaan industri farmasi multinasional Prancis melonjak 5,06%, menjadi peraih keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Kemudian diikuti oleh saham perusahaan properti dan pengembang real estat komersial Prancis Unibail-Rodamco-Westfield SE yang menguat 2,20%, serta grup perusahaan jasa keuangan dan perbankan internasional Prancis BNP Paribas terangkat 2,15%.

Sementara itu, ​​​​​​EssilorLuxottica, perusahaan yang memproduksi kacamata, lensa, dan produk perawatan mata lainnya menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terperosok 5,10%.

Selanjutnya disusul oleh saham grup laboratorium penyedia layanan pengujian dan dukungan untuk industri farmasi, makanan, lingkungan, ilmu pertanian, dan produk konsumen Eurofins yang merosot 1,67%, serta perusahaan perancang dan pengembang sistem kelistrikan kedirgantaraan dan pertahanan Prancis ​​​​​​​Thales melemah 1,18%.

Bursa Jerman

Dari Frankfurt dilaporkan, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa waktu setempat (10/5/2022), berbalik menguat dari penurunan selam empat hari berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terangkat 1,15% atau 154,47 poin, menjadi menetap di 13.534,74 poin.

Indeks DAX 40 anjlok 2,15% atau 293,62 poin menjadi 13.380,67 poin pada Senin (9/5/2022), setelah jatuh 1,64% atau 228,23 poin menjadi 13.674,29 poin pada Jumat (6/5/2022), dan melemah 0,49% atau 68,30 poin menjadi 13.902,52 poin pada Kamis (5/5/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 30 saham berhasil meraih keuntungan, sementara 10 saham lainnya mengalami kerugian.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Bayer AG, sebuah perusahaan yang memproduksi dan memasarkan produk kesehatan dan pertanian multinasional Jerman melambung 5,40% , merupakan pencetak keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham BASF SE, perusahaan kimia multinasional Jerman dan produsen bahan kimia terbesar di dunia yang terdongkrak 3,04%, serta perusahaan jasa pengiriman paket dan manajemen rantai pasokan multinasional Jerman Deutsche Post AG menguat 2,96%.

Di sisi lain, Porsche Automobil Holding SE, perusahaan induk industri otomotif yang menawarkan pengembangan, produksi, dan penjualan mobil bersama dengan layanan keuangannya, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terperosok 2,98%.

Kemudian diikuti oleh saham perusahaan yang mengembangkan dan memproduksi mesin dan menawarkan layanan dan dukungan mesin pesawat komersial Jerman MTU Aero Engines AG tergelincir 2,70%, serta grup perawatan kesehatan global dengan produk dan layanan untuk dialisis di rumah sakit, dan perawatan medis pasien di rumah Fresenius SE & Co KGaA jatuh 2,32 persen.

Bursa Inggris

Saham-saham Inggris pun berakhir di wilayah positif pada perdagangan Selasa waktu setempat (10/5/2022), berbalik arah dari kerugian dua hari berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkerek 0,37% atau 26,64 poin, menjadi menetap di 7.243,22 poin.

Indeks FTSE 100 terpuruk 2,32% atau 171,36 poin menjadi 7.216,58 poin pada Senin (9/5/2022), setelah jatuh 1,54% atau 115,33 poin menjadi 7.387,94 poin pada Jumat (6/5/2022), dan menguat 0,13% atau 9,82 poin menjadi 7.503,27 poin pada Kamis (5/5/2022).

Melrose Industries PLC, sebuah perusahaan manufaktur Inggris yang mengkhususkan diri dalam membeli, berinvestasi, dan melepaskan perusahaan teknik terangkat 3,76%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham salah satu perusahaan penyedia layanan asuransi terbesar di Inggris Raya Phoenix Group Holdings PLC yang bertambah 3,40%, serta perusahaan jasa keuangan Inggris Hargreaves Lansdown PLC menguat 2,97%.

Sementara itu, Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpuruk 12,59%.

Disusul oleh saham perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol International Consolidated Airlines Group SA dan biasanya disingkat menjadi IAG yang merosot 3,47%, serta grup perusahaan penerbitan, intelijen bisnis dan penyelenggara pameran Inggris Informa PLC tergelincir 2,24 %.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN