Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tambang batu bara. (Foto: PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk)

Tambang batu bara. (Foto: PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk)

Lapor Bos! Borneo Olah Sarana (BOSS) Butuh Investor Strategis

Minggu, 15 Mei 2022 | 17:07 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) tengah mencari investor strategis untuk dapat meningkatkan produksi batu bara dan target penjualan pada 2022-2023, yang akan didukung oleh anak usaha perseroan, yaitu PT Pratama Bersama.

“Kami berkeyakinan pasar batu bara tahun 2022 akan membaik,” ungkap manajemen Borneo Olah Sarana Sukses dalam materi paparan publik tahun 2022 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca juga: Terungkap, Rincian dari Ambisi Besar Indika Energy (INDY)

Menurut manajemen, kerja sama dengan investor strategis merupakan satu dari beberapa langkah penyelamatan kondisi perusahaan, selain efisiensi biaya serta perpanjangan rencana kerja dan anggaran belanja tahun 2022 yang telah disetujui Kementerian ESDM.

Sumber: PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)
Sumber: PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)

“Tahun lalu, perusahaan mengalami tantangan dalam mencari calon investor strategis. Perseroan masih berupaya untuk mendapatkan investor baru dengan skema untuk pembayaran utang yang jumlahnya cukup besar kepada para kreditur,” jelas manajemen Borneo Olah Sarana Sukses.

Baca juga: Harum Energy (HRUM) akan Stock Split 1:5

Pada 2021, emiten dengan kode saham BOSS ini menghadapi berbagai tantangan yang sangat besar, bermula dari sulitnya mendapatkan pembiayaan dari perbankan untuk sektor batu bara. Termasuk, baru selesainya perkara PKPU yang dihadapi anak usaha perseroan, PT Bangun Olah Sarana Sukses dan PT Pratama Bersama.

Sumber: PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)

BOSS harus melakukan recovery dari aspek operasional maupun keuangan, khususnya pendanaan untuk komersialisasi atas penambangan batu bara perseroan.

Selain itu, tingginya volatilitas harga komoditas batu bara juga membuat BOSS kesulitan untuk mendapatkan pembeli batu bara. Tak hanya itu, BOSS juga kesulitan untuk memperoleh alat-alat berat untuk penambangan batu bara. Belum lagi, pandemi Covid-19 dan pembatasan sosial turut memperlambat kegiatan ekonomi nasional.

Adapun untuk pengembangan usaha Pratama Bersama, BOSS telah bekerjasama dengan PT AME. AME memberikan pinjaman US$ 4 juta untuk kegiatan penambangan batu bara.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN