Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
IST

IST

Grup Widodo Makmur (WMPP) Gandeng Blackstone Capital Perkuat Inovasi Agrikultur

Senin, 16 Mei 2022 | 11:47 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Inovasi, teknologi dan program peningkatan produktivitas sapi dan pemberian pakan yang optimal merupakan komponen terpenting dalam upaya mewujudkan swasembada daging. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, PT Pasir Tengah yang merupakan anak perusahaan consumer goods dan komoditas agrikultur terintegrasi, PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) menjalin kerjasama dengan PT Blackstone Kapital Indonesia (Blackstone Capital atau BXI) dengan melakukan pengembangan integrasi sapi-jagung di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Pengembangan kawasan ekosistem agrikultur terintegrasi yang rencananya penerapan ini akan didukung juga oleh Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Thing (IoT), serta operator berpengalaman, kami mengharapkan dapat melihat bentuk hasil dan prospek pengembangan integrasi sapi-jagung dan kompresi biogas  dapat meningkat dengan pesat dan akurat," kata Managing Partner dan CEO Blackstone Capital Aldi Sky Wungkana dalam keterangan resmi, Senin (16/5/2022).

Baca juga: Widodo Makmur Perkasa Bersama DD Selenggarakan UMKM Festival

Sementara itu, Venture Partner dan Ketua Tim Riset Pengembangan Inovatif Blackstone Capital (BXI-RPI) Subhanandi mengatakan, integrasi sapi dan jagung perlu dilakukan secara holistis sebab salah satu kunci ekosistem peternakan adalah pakan yang mana pakan ternak ini mengkonsumsi 70% dari biaya usaha. Oleh karena itu potensi biomassa dari tanaman jagung dalam negeri perlu dioptimalkan sebagai pakan ternak. Sedangkan, kotoran dari sapi dapat dimanfaatkan juga sebagai pupuk bagi tanaman jagung.

"Untuk saat ini kami mencoba menerapkan model kawasan integrasi sapi-jagung dan kompresi biogas dalam program berskala ekonomi. Kami akan melakukan uji coba terlebih dahulu pada lahan seluas 40-100 hektare dengan konsep pembangunan industri jagung, industri pakan dari hasil samping biomassa pertanian, dan industri pupuk. Kami yakin kerjasama ini akan dapat mengundang minat para investor, terlebih pada fase berikutnya kami sedang menyasar untuk menerapkan program ini di lahan 9.000 hektare di beberapa kawasan industri,” kata Senior Partner dan Lead Investment Blackstone Capital Arief Khrisnawan.

CEO PT Pasir Tengah Heri Prasojo berharap realisasi kerjasama antara PT Pasir Tengah dan Blackstone Capital ini akan membawa hasil yang lebih optimal guna meningkatkan produktivitas dengan memanfaatkan sumber daya alam yang kita miliki untuk pembangunan peternakan dan pertanian Indonesia yang lebih maju. “Dengan pengembangan jagung pakan ternak ini bisa meningkatkan produktivitas sapi. Apalagi persoalan pasokan jagung sebagai pakan ternak selama ini terus berulang,” katanya.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN