Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Produk PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV). Ilustrasi. Foto: Ist

Produk PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV). Ilustrasi. Foto: Ist

Oscar Living (OLIV) Listing saat Pasar Memburuk, Dag Dig Dug?

Senin, 16 Mei 2022 | 21:09 WIB
Ghafur Fadillah (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV) atau Oscar Living akan mencatatkan sahamnya (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/5/2022). Perusahaan furnitur online ini memperoleh dana Rp 40 miliar dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

OLIV melepas sebanyak 400 juta saham ke publik atau setara 21,1%, dengan harga IPO sebesar Rp 100 per saham. Perseroan juga menebitkan waran seri I sebanyak 400 juta unit. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Danatama Makmur Sekuritas.

Baca juga: IHSG dalam Volatilitas Tinggi, Sampai Kapan? Berikut Prediksinya

OLIV akan listing di tengah pasar yang sedang tertekan berat. Indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan lalu anjlok 8,73% ke level 6.597,9 dari 7.228,9 pada pekan sebelumnya. Lantas, apakah saham OLIV tetap akan menguat saat listing, atau bahkan auto rejection atas (ARA)? Atau sebaliknya, ikut tertekan?

OLIV adalah salah satu pionir di penjualan online, perseroan diundang untuk bekerjasama dengan berbagai marketplace, salah satunya JD.ID dimana perseroan memperoleh penghargaan sebagai toko furnitur pertama di marketplace tersebut.

Baca juga: IHSG Amblas 8,7%, Saham-saham Ini Malah Terbang 29%-61%

Perseroan akan menggunakan 11,78% dana hasil IPO untuk belanja modal terkait renovasi gudang dan memperkuat jaringan perdagangan produk-produk furnitur dengan menambah armada own-fleet berupa truk.

Selain itu, sekitar 88,22% akan digunakan oleh OLIV untuk modal kerja dalam bentuk pembelian persediaan, gaji karyawan, serta kegiatan pemasaran. Penggunaan dana penawaran umum ini juga meliputi penyewaan gudang-gudang baru.

Sedangkan dana yang diperoleh perseroan dari pelaksanaan waran seri I nantinya akan dipakai seluruhnya untuk modal kerja dalam bentuk pembelian persediaan, gaji karyawan, serta kegiatan pemasaran.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN