Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Area kegiatan penambangan emas BSI di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur di Surabaya, Rabu (19/2/2020).Foto:Istimewa

Area kegiatan penambangan emas BSI di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur di Surabaya, Rabu (19/2/2020).Foto:Istimewa

Rights Issue Tuntas, Brunp Resmi Pegang 5% Saham Merdeka Copper (MDKA)

Kamis, 19 Mei 2022 | 20:10 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Hongkong Brunp and Catl Co Ltd kini resmi menjadi pemegang sebanyak 5% saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Brunp masuk setelah dituntaskannya penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue MDKA.

Baca juga: Satu Lagi Aksi Merdeka Gold (MDKA): Buyback Saham Rp 600 Miliar

Bulan lalu, Merdeka Copper menggelar rights issue sebanyak 1,2 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp 2.830, sehingga dana yang diraup mencapai Rp 3,41 triliun.

Sekretaris Perusahaan Merdeka Copper Adi Adriansyah Sjoekri melalui penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/5/2022), menyebutkan bahwa, Brunp menjadi pemegang sebanyak 1,2 miliar saham MDKA setelah membeli saham baru yang diterbitkan perseroan. Brunp masuk setelah pemegang saham pengendali tidak mengeksekusi haknya.

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) pemegang 18,29% saham MDKA, PT Mitra Daya Mustika pemegang 12,874% saham MDKA, dan PT Suwarna Arta Mandiri pemegang 6,054% saham MDKA tidak melaksanakan haknya.

Brunp sebelumnya bertindak sebagai pembeli saham rights issue saham MDKA. Brunp merupakan perseroan terbatas yang bergerak di bidang baterai kendaraan listrik asal Hong Kong.

Sedangkan dana hasil rights issue perseroan dimanfaatkan untuk menuntaskan akuisisi saham PT Batutua Tambang Abadi dan PT Hamparan Logistik Nusantara. Kini, perseroan bertindak sebagai pemegang 99,99% saham BTA dan sebanyak 55,67% saham HLN.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN