Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pendiri Xendit (kiri-kanan) Juan Gonzalez, Tessa Wijaya, Moses Lo, dan Bo Chen

Pendiri Xendit (kiri-kanan) Juan Gonzalez, Tessa Wijaya, Moses Lo, dan Bo Chen

Dipimpin Coatue dan Insight Partners, Xendit Raih Pendanaan Seri D US$ 300 Juta

Jumat, 20 Mei 2022 | 11:16 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Xendit, salah satu platform infrastruktur pembayaran dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, meraih pendanaan Seri D senilai US$ 300 juta yang dipimpin oleh  Coatue dan Insight Partners, dengan investasi tambahan dari Accel, Tiger Global, Kleiner Perkins, EV Growth, Amasia, Intudo, dan Goat Capital milik Justin Kan. Total pendanaan Xendit sejauh ini telah mencapai $538 juta, yang semakin memperkuat daya perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital tercepat di dunia, yaitu Indonesia.

Sebagai start-up unicorn di bidang payment gateway di Indonesia, Xendit memudahkan pelaku start-up dan UMKM untuk bisa memproses pembayaran digital dan meningkatkan skala bisnis mereka. Xendit konsisten melanjutkan performa positifnya, dengan peningkatan penjualan lebih dari 10% month-on-month semenjak diluncurkan tahun 2016. Tidak hanya itu, selama setahun terakhir, jumlah transaksi yang tahunan difasilitasi Xendit melonjak 3x lipat, dari 65 juta menjadi 200 juta dan meningkatkan total nilai pembayaran dari US$ 6,5 miliar (setara dengan Rp 95 triliun) menjadi US$ 15 miliar (setara dengan Rp 219 triliun).

“Melalui pendanaan terbaru ini, kami berkomitmen untuk terus berinvestasi di pasar-pasar baru, mengembangkan platform Xendit, dan memperluas lini bisnis agar kami bisa memaksimalkan peluang yang ada. Nilai ekonomi digital Asia Tenggara akan mencapai US$3 60 miliar pada tahun 2025 dan kami percaya Xendit telah berada di posisi yang tepat untuk bisa berkontribusi dan meraih manfaat dari pertumbuhan tersebut,” kata Co-founder dan CEO Xendit Moses Lo dalam keterangan resmi, Jumat (20/5/2022).

Baca juga: Xendit Targetkan Peningkatan Nilai Transaksi hingga 100% per Tahun

Untuk melayani lebih banyak start-up dan UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara, Xendit juga melakukan sejumlah langkah strategis. Baru-baru ini, Xendit berinvestasi di Bank Sahabat Sampoerna, bank swasta Indonesia yang berfokus pada bisnis mikro dan UMKM, serta menawarkan layanan banking-as-a-service (BaaS). Pada bulan Maret lalu, Xendit meluncurkan XENSClub, komunitas resmi penjual online Xendit yang memiliki banyak program edukatif untuk membantu para anggota mengembangkan diri serta bisnis online-nya. Anggota XENSClub bisa menikmati beragam akses gratis dan eksklusif, seperti kelas-kelas edukatif (webinar, lokakarya, dsb), komunikasi intensif dengan tim Xendit, dan bisa mendapatkan “bocoran” informasi terkait fitur-fitur terbaru Xendit terlebih dahulu. Tahun lalu, Xendit juga melakukan investasi strategis di DragonPay, sebagai bagian dari ekspansinya ke Filipina.

Baca juga: BRI Ventures dan Xendit Masuk Pendanaan Praseri A Majoo

Co-founder dan COO Xendit Tessa Wijaya menambahkan, Xendit akan terus berekspansi ke wilayah baru seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam. “Kami pun berencana untuk menghadirkan layanan yang lebih luas dan bervariasi, misalnya seperti program pinjaman yang telah kami jalankan di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, General Partner Coatue Luca Schmid menuturkan bahwa pembayaran adalah komponen penting di setiap bisnis online, dan pihaknya percaya bahwa Xendit mampu menangkap peluang emas ini di Asia Tenggara.

Managing Director Insight Partners Nikhil Sachdev menambahkan, peluang dari pasar infrastruktur pembayaran di Asia Tenggara sangatlah besar, dan Xendit berhasil memanfaatkan peluang ini melalui teknologi pembayaran kelas dunia. Xendit bisa menjadi pemain dominan di pasar ini karena memiliki kepemimpinan yang kuat, pertumbuhan yang sehat, dan kepuasan pelanggan yang tinggi.

Sebelum putaran pendanaan ini, Xendit telah menutup putaran pendanaan Seri C yang dipimpin oleh Tiger Global Management pada bulan September 2021.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN