Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan berkomunikasi menggunakan ponsel dengan latar belakang monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan berkomunikasi menggunakan ponsel dengan latar belakang monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Sesi I, Investor Asing Bukukan Net Sell Rp 56,3 M

Senin, 23 Mei 2022 | 11:57 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Dibuka menguat 12,79 poin (+0,18%) di level 6.930, indeks harga saham gabungan (IHSG) menukik ke zona merah pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (23/5/2022). IHSG terkoreksi 76,44 poin (-1,1%) di level 6.841,7. IHSG bergerak mixed di rentang 6.838-6.972 selama sesi I.

Pada penutupan Sesi I, investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) di seluruh pasar sebesar Rp 56,3 miliar. Namun, di saat bersamaan investor asing juga mencatatkan beli bersih (net buy) mencapai Rp 31,37 miliar.

Setidaknya lima saham paling banyak dilepas investor asing di penutupan perdagangan sesi I. Saham-saham yang paling banyak dilepas investor asing pada sejam perdagangan adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).

Baca juga: Saham-saham Ini Harganya Melesat di Atas 9%, Termasuk WIRG Loh!

Saham-saham yang paling banyak dilepas investor asing pada sejam perdagangan adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebanyak Rp 76 miliar. Harga saham BBRI turun Rp 50 (+1,13%) menjadi Rp 4.380. Disusul, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sebesar Rp 66,6 miliar, namun harga sahamnya terkerek Rp 40 (+0,99%) menjadi Rp 4.090

Selain itu, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) sebesar Rp 29,9 miliar dan harga sahamnya anjlok Rp 100 (-3,2%) menjadi Rp 3.210. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mencapai Rp 25,3 miliar dan harga saham ADMR jatuh Rp 90 (-3,7%) menjadi Rp 2.340. Terakhir, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) sebanyak Rp 24,5 miliar. dan harga sahamnya menanjak Rp 25 (+0,08%) menjadi Rp 33.075.

Baca juga: Oh No, IHSG Menukik ke Zona Merah Sesi I

Disaat bersamaan, investor asing juga memborong lima saham terbanyak. Kelimanya adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 67,7 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp 53,6 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebanyak Rp 29 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) sebanyak Rp 27 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mencapai Rp 16 miliar.

Pada penutupan sesi I, mayoritas bursa saham Asia bergerak memerah. Straits Time Singapura menurun -0,49%, Hang Seng Hong Kong terjatuh -1,88%, dan Shanghai terperosok -0,47%. Sedangkan Nikkei Tokyo terkerek +0,7%,

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN