Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Foto: Perseroan.

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Foto: Perseroan.

Cetak Top Value, Mengapa Asing Borong Saham ADMR Rp 1 Triliun?

Selasa, 31 Mei 2022 | 15:45 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id -  Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) diborong pemodal asing hingga mencapai Rp 1,08 triliun sepanjang Selasa (31/5). Sebaliknya, investor lokal agresif melepas saham ADMR hingga memicu koreksi harga.

Aksi jual pemodal domestik tersebut menjadikan saham ADMR menempati posisi teratas untuk saham dengan nilai transaksi terbanyak di BEI sepanjang Selasa (31/5) mencapai Rp 2,96 triliun.

Advertisement

Baca juga: Update! ADMR, AMRT, dan INCO Masuk Indeks MSCI Global Standard

Di tengah aksi lepas pemodal dalam negeri, investor asing justru merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham ADMR hingga Rp 1,02 triliun. Aksi borong tersebut menjadikan total net buy saham oleh investor asing di BEI melesat menjadi Rp 4,08 triliun sepanjang hari ini.

Sebelumnya, Adaro Minerals mengungkapkan bahwa laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat nyaris 10 kali lipat dari US$ 8,81 juta menjadi US$ 83,46 juta. Lonjakan tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha dari US$ 63,07 juta menjadi US$ 182,14 juta.

Manajemen Adaro Minerals juga menyebutkan bahwa perseroan berhasil membukukan lonjakan laba bersih dari US$ 9,75 juta menjadi US$ 113,24 juta pada kuartal I-2022. Sedangkan Laba periode berjalan melesat dari US$ 9 juta menjadi US$ 84,33 juta.

Sementara itu, analis Trimegah Sekuritas Willinoy Sitorus dan Hasbie mengungkapkan dalam risetnya bahwa Adaro Minerals memiliki beragam mesin pertumbuhan dalam jangka panjang. Selain tren kenaikan harga batu bara metalurgi, perseroan akan mendapatkan tambahan mesin pertumbuhan dari pengembangan green aluminium (GIA) di Kaltara Industrial Park.

Hal ini mendorong Trimegah Sekuritas merevisi naik target harga saham ADMR menjadi Rp 3.300 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target harga tersebut menggambarkan potensi lonjakan kinerja keuangan perseroan dengan valuasi yang masih atraktif, seiring dengan ketertarikan Adaro Minerals untuk terlibat dalam supply chain kendaraan listrik.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN