Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: Perseroan)

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: Perseroan)

Saham GOTO Melesat 13%, IHSG Keluar dari Zona Merah

Kamis, 2 Juni 2022 | 15:37 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil ditutup menguat Rp 40 (13,16%) menjadi Rp 344. Kenaikan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) perseroan melesat menjadi Rp 407 triliun pada penutupan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/6).

Kenaikan harga saham tersebut terjadi setelah manajemen GOTO awal pekan ini mengumumkan laporan kinerja keuangan dengan tren perbaikan, baik dari sisi GTV, pendapatan kotor, dan take rate.

Advertisement

Baca juga: Pasar Apresiasi Kinerja GOTO, Saham Balik ke Harga IPO

Dengan kenaikan harga tersebut, saham GOTO menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar keempat meyalip PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 378 triliun. Sedangkan emiten dengan market cap teratas masih diduki PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan GOTO.

Tidak hanya kenaikan harga yang pesat, GOTO tercatat sebagai saham top volume dan top value sepanjang perdagangan hari ini. Berdasarkan data, volume transaksi saham GOTO menapai 5,6 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,89 triliun.

Kenaikan saham GOTO dan beberapa saham teknologi lainnya membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/6), ke luar dari zona merah hingga akhirnya ditutup stagnan di level 7.148. Sedangkan saham keuangan menjadi penekan indeks.

Berdasarkan data transaksi BEI, saham GOTO sempat turun dalam ke level terendahnya sepanjang masa level Rp 194 pada 13 Mei 2022. Sedangkan level tertinggi penutupan saham super aplikasi ini berada di Rp 382 pada 11 April 2022.

Sebelumnya, analis Mandiri Sekuritas Ryan Aristo Naro, Kresna Hutabarat, dan Eimi Setiawan dalam riset yang diterbitkan memberikan pandangan positif terhadap pencapain kinerja keuangan GOTO pada kuartal I-2022. Hal ini terlihat dari kinerja seluruh segmen bisnis perseroan, seperti on demand services, e-commerce, dan fintech services.

Mandiri Sekuritas menyebutkan bahwa raihan GTV GOTO senilai Rp 139,99 triliun pada kuartal I-2022 setara dengna 22,5% dari target yang ditetapkan. Sedangkan pencapaian pendapatan kotor sebanyak Rp 5,23 triliun telah merefleksikan 22,3% dari perkiraan Mandiri Sekuritas.

Baca juga: IHSG Ditutup Stagnan, Lima Saham Ini Auto Reject Atas

Mandiri Sekuritas juga memberikan pandapatan positif atas keberhasilan perseroan dalam mencetak gross take rate sebesar 3,7%. Berdasarkan pencapaian tersebut, GOTO berada pada jalur yang dipercepat untuk menunju profitabilitas yang berkelanjutan. Hal ini seiring dengan prioritas utama perseroan untuk mengejar pertumbuhan.

Berbagai faktor tersebut mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi saham GOTO dengan target harga Rp 440.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN