Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor melihat pergerakan saham melalui layar smartphone. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Investor melihat pergerakan saham melalui layar smartphone. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Tren Aksi Jual Masih Berlanjut, MIKA dan ICBP Malah Direkomendasikan Strong Buy

Selasa, 14 Juni 2022 | 07:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Tren aksi jual masih berlanjut, IHSG diperkirakan jatuh pada perdagangan Selasa (14/6/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 6.875 – 7.020. Meski demikian, MIKA dan ICBP malah direkomendasikan strong buy pada perdagangan hari ini.

Pengamat pasar modal dari MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, setelah selama tiga hari berturut-turut IHSG turun sebesar -197,9 poin (-2,78%). Tren aksi jual alias kejatuhan IHSG diperkirakan akan berlanjut dalam perdagangan Selasa ini.

Advertisement

Baca juga: Phintraco Sekuritas: IHSG Lanjutkan Pelemahan, Perhatikan Saham Komoditas dan Defensif

“Seiring cukup tajamnya kejatuhan kembali Indeks di Wall Street dimana DJIA turun sebesar -2,79%, sehingga DJIA year to date (ytd) turun -16,59%. Sementara Indeks Nasdaq sudah masuk teritori Bear Market setelah kembali turun lebih tajam sebesar -4,68%. Sehingga Nasdaq ytd turun tajam -31,73%,” tulis Edwin dalam risetnya, Selasa (14/6/2022).

Ditambah lagi, lanjut Edwin, indeks saham blue chips S&P juga sudah masuk ke area Bear Market setelah kembali turun -3,88%. Alhasil, S&P ytd turun tajam -21,83%. Mengantisipasi kenaikan FFR 75 bps menyusul diluar dugaan inflasi AS bulan Mei naik kelevel 8,6%.

Edwin menambahkan, potensi kejatuhan IHSG Selasa ini juga berasal dari berlanjutnya penurunan EIDO sebesar -2,58%. Serta kembali turunnya harga beberapa komoditas seperti batu bara turun dihari keempat sebesar -2,32%, CPO turun dihari keempat sebesar -2,41%, Nikel kembali turun lebih tajam dihari keempat sebesar -5,42%.

Baca juga: Artha Sekuritas: IHSG Melemah, Pantau BSDE dan Empat Saham Pilihan Lainnya

Belum lagi, timah turun lebih tajam dihari kedua sebesar -4,04%. Ditengah kembali naiknya yield Obligasi AS tenor 10 tahun yang sudah berada dilevel 3,36%. “Sementara yield obligasi Indonesia tenor 10 tahun sudah berada dilevel 7,38%,” tambah Edwin.

Berdasarkan analisa teknikal dan bandarmologi, sejumlah saham ini layak dicermati pada hari ini adalah

ASII 6.675 – 7.375

Technical indicator : Buy, buy 7.025
Target price: 7.375
Stop loss: 6.675
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation

Baca juga: Yugen: IHSG Menguat, TLKM hingga BBCA Masuk Menu Saham Pilihan Hari ini

MIKA 2.560 – 2.840

Technical indicator : Strong buy, buy 2.700
Target price: 2.840
Stop loss: 2.560
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation

CPIN 4.775 – 5.275

Technical indicator : Neutral, buy 5.025
Target price: 5.275
Stop loss: 4.775
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation

Baca juga: Saham-saham di Inggris, Jerman, dan Prancis Ditutup Terpuruk di Awal Pekan

TBIG 2.730 – 3.010

Technical indicator : Buy, buy 2.870
Target price: 3.010
Stop loss: 2.730
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation

ICBP 8.175 – 9.025

Technical indicator : Strong buy, buy 8.600
Target price: 9.025
Stop loss: 8.175
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN