Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung memotret menggunakan ponsel layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Pengunjung memotret menggunakan ponsel layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

IHSG Dibayangi Sentimen Negatif, Cek Rekomendasi BBCA Hingga ITMG

Jumat, 17 Juni 2022 | 07:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – IHSG dibayangi sentimen negatif pada perdagangan di akhir pekan, Jumat (17/6/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 6.959 – 7.073. Cek rekomendasi BBCA hingga ITMG hari ini.

Analis MNC Sekuritas yang juga Penaseihat AAEI Edwin Sebayang mengatakan, baru sehari dikasih bernafas, Indeks DJIA kembali dihajar turun sebesar 2,42%. Bahkan, saat ini sudah berada dibawah level psikologis 30.000. Level terendah sejak Maret 2020.

Advertisement

Baca juga: Wall Street Ditutup Anjlok Terseret Naiknya Kekhawatiran Resesi

Menurut Edwin, hal itu terjadi seiring mengecewakannya data sektor perumahan Amerika Serikat (AS), data building permits & housing starts, turun terendah sejak Oktober 2021. Ditambah, tingginya inflasi ditengah The Fed secara agresif menaikkan FFR.

“Akibat tingginya inflasi, saat ini pelaku pasar di Wall mulai memperkirakan The Fed akan menaikkan FFR hingga 4,5% hingga 5%, lebih tinggi dari proyeksi The Fed saat ini dilevel 3,5% - 4%,” papar Edwin.

Edwin menambahkan, jika jatuhnya DJIA tersebut dikombinasikan dengan turunnya EIDO sebesar 0,09% (padahal kemarin IHSG naik +0,62%). Serta, turunnya harga beberapa komoditas seperti CPO 1.61% dan nikel sebesar 1,94%.

Baca juga: Phintraco Sekuritas: IHSG Tertekan, Perhatikan Tujuh Saham Pilihan Berpotensi Rebound

“Ditengah semakin melemahnya nilai tukar Rupiah berpotensi menjadi sentimen negatif bagi perdagangan di Bursa Indonesia Jumat ini,” papar Edwin.

Berdasarkan analisa teknikal dan bandarmologi, sejumlah saham ini layak dicermati pada hari ini adalah

BBCA 7.200 – 7.950

Technical indicator : Buy, buy 7.575
Target price: 7.950
Stop loss: 7.200
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) :
Distribution!!
Net buy sell asing:
Periode (10 Days):
Distribution!!

PGAS 1.730 – 1.910

Technical indicator : Buy, buy 1.820
Target price: 1.910
Stop loss: 1.730
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) :
Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days):
Accumulation

Baca juga: Artha Sekuritas: IHSG Menguat, Pantau BIRD, MIKA dan Delapan Saham Pilihan Lainnya

ASII 6.500 – 7.200

Technical indicator : Strong buy, buy 6.850
Target price: 7.200
Stop loss: 6.500
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) :
Distribution!!
Net buy sell asing:
Periode (10 Days):
Accumulation

MAPI 860 - 960

Technical indicator : Buy, buy 910
Target price: 960
Stop loss: 860
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) :
Distribution!!
Net buy sell asing:
Periode (10 Days):
Distribution!!

ITMG 30.975 – 34.250

Technical indicator : Neutral, buy 32.600
Target price: 34.250
Stop loss: 20.975
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) :
Distribution!!
Net buy sell asing:
Periode (10 Days):
Distribution!!

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN