Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Sumber Global Energy Tbk (SGER)

PT Sumber Global Energy Tbk (SGER)

Sumber Global Energy (SGER) Incar pendapatan Rp 5 T

Rabu, 22 Juni 2022 | 04:30 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) mengincar pendapatan sebesar Rp 5 triliun pada 2022. Serta, menargetkan kapasitas pengapalan batu bara sebanyak 4,5 juta metrik ton (mt). Target tersebut lebih tinggi 27,42% dibandingkan realisasi pendapatan tahun lalu di kisaran Rp 3,92 triliun.

Direktur Utama Sumber Global Energy (SGER) Welly Thomas optimistis target tersebut akan tercapai karena sejumlah pendorong yang sudah diperhitungkan perseroan. Pertama, melalui peningkatan volume penjualan batu bara lokal oleh anak perusahaan yakni PT Sumber Mineral Global Abadi. Kedua, SGER lebih agresif meningkatkan penjualan di kawasan Asia melalui anak perusahaan yakni Hineni Resource Pte Ltd yang berkedudukan di Singapura.

“Sedangkan ketiga, Sumber Global Energy telah melakukan pengiriman ke Rotterdam Belanda dan saat ini dalam proses pengiriman ke Polandia, serta tengah bernegosiasi dengan negara Eropa lainnya. Sedangkan untuk pasar Asia, saat ini kami tengah bernegosiasi dengan Malaysia,” ungkap Welly dalam paparan publik secara virtual, Selasa (21/6/2022).

Baca juga: Wah, Vale Indonesia (INCO) Tak Bagi Dividen, Kenapa?

Menurut dia, optimisme tersebut juga telah dibuktikan dengan capaian kuartal I-2022 yang mencatatkan pengiriman batu bara 870.470 mt walaupun ada larangan ekspor dari pemerintah. Serapan batu bara tersebut terhitung naik 128,17% dibandingkan kuartal I-2021 (year on year/yoy) yang sebesar 379.806 mt.

Welly mengatakan, strategi penjualan SGER untuk pasar lokal telah memberikan dampak positif pada pendapatan perusahaan. Hal ini terlihat pada volume penjualan lokal pada kuartal I-2022 yang mencapai 153.744 mt, naik dari 53.801 MT para periode sama tahun lalu. Batu bara yang dijual ke dalam negeri, diserap oleh sektor refinery (kilang minyak) dan industri semen.

“Di samping itu, SGER telah menambah off take beberapa tambang baru guna memperkuat supply batu bara perseroan,” imbuhnya.

Baca juga: RamenYA! Targetkan Punya 72 Outlet Tahun 2022

Meski sempat dilarang ekspor pada Januari 2022, SGER masih mampu memaksimalkan kinerja dua bulan berikutnya sehingga penjualan ekspor kuartal I-2022 naik 119,83% (yoy). Peningkatan ini dikontribusi oleh Hineni Resources Pte Ltd yang membukukan volume penjualan sebesar 519.864 mt.

“Sampai Juni, Sumber Global Energy telah mengekspor lebih dari 2,5 juta ton, bulan ini saja kami mengekspor 800 ribu mt. Jadi permintaan dari luar sangat besar,” tandas Welly.

Dari semua penjualan batu bara tersebut, SGER berhasil mencatatkan pendapatan bersih senilai Rp 900 miliar pada kuartal I-2022, naik 137,83% dibandingkan periode sama tahun lalu. Perseroan juga berhasil mengantongi laba bersih Rp 57,76 miliar dalam tiga bulan pertama tahun ini, tumbuh 948,8% (yoy).

Baca juga: Calon Emiten Pembangkit Listrik EBT, Arkora Hydro (ARKO) Bidik Lonjakan Pendapatan 30%

Peningkatan kinerja SGER juga sudah terlihat sejak 2021 yang mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 630,6% menjadi Rp 202,5 miliar dari Rp 27,7 miliar pada 20202. Sedangkan untuk pendapatan bersih, perusahaan perdagangan batu bara ini memperoleh Rp 3,92 triliun tahun lalu, naik 92,8% dibandingkan pendapatan 2020.

“Perseroan memiliki laporan keuangan cukup baik, bahkan sangat baik pada 2021. Neraca jumlah aset perseroan tumbuh 80,33% (yoy), ekuitas naik 84,22%, liabilitas naik 78,3%,” sebut Welly.

Capex Rp 200 M

Lebih lanjut Welly menjelaskan, Sumber Global Energy berencana melakukan kerja sama (off take) beberapa tambang batu bara dan nikel untuk memastikan ketersediaan barang yang cukup, demi menunjang volume penjualan yang diyakini terus meningkat. Tidak hanya itu, perseroan masih mempelajari beberapa tambang yang ingin diajak kerja sama. Bila proses ini berjalan mulus, SGER menyiapkan dana Rp 150-200 miliar untuk mengeksekusi rencana tersebut.

Baca juga: Peringati 57 Tahun, Momentum Telkom Tingkatkan Kolaborasi

“Kami juga dalam tahap negosiasi mengakuisisi tiga tambang nikel, mudah-mudahan tahun ini terjadi. Investasinya bisa mencapai Rp 100 miliar (untuk tambang nikel),” ujarnya.

Sebagai salah satu upaya meningkatkan kinerja perseroan, SGER melakukan diversifikasi penjualan. Hal ini diawali dengan penjualan logam nikel pada kuartal I-2022 melalui PT Sumber Mineral Global Abadi. Aksi ini diyakini akan memberikan dampak pertumbuhan penjualan yang baik untuk Sumber Global Energy secara konsolidasi.

Penjualan nikel SGER mulai di Sulawesi, ke PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS). Namun Welly menegaskan, saat ini komposisi penjualan perseroan masih didominasi batu bara. Ia berharap, keunggulan perusahaan dalam berjualan dapat mengembangkan bisnis perdagangan nikel dengan jumlah lebih besar.(C02)

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com