Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Wintermar Offshore Marine Tbk. Foto: Perseroan.

PT Wintermar Offshore Marine Tbk. Foto: Perseroan.

Aktivitas Pengeboran Meningkat, Wintermar (WINS) bakal Melaju

Minggu, 26 Juni 2022 | 19:36 WIB
Ghafur Fadillah (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) menyiapkan infrastruktur lengkap dengan total investasi hingga US$ 12 juta untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas pengeboran.

Direktur Utama Wintermar Offshore Marine Sugiman Layanto menjelaskan, saat ini perseroan memiliki tujuh platform supply vessel, tiga di antaranya dalam tahap docking untuk reaktivasi dan diharapkan siap beroperasi pada semester II-2022.

Advertisement

"Hal ini untuk mengantisipasi tahun 2023 yang lebih kuat sejalan dengan adanya peningkatan jumlah proyek pengeboran lepas pantai yang disetujui dan terkait peningkatan permintaan armada OSV," jelasnya dalam paparan publik, baru-baru ini.

Wintermar telah mengucurkan dana hingga US$ 12 juta untuk tiga platform supply vessel dan anchor handling tug supply baru, yang dilakukan perseroan sejak November 2021.

Baca juga: Antisipasi Stock Split, Saham Samudera Indonesia (SMDR) Disebut akan Dikerek ke Rp 5.000

Untuk diketahui, saat ini jumlah rig global telah meningkat secara stabil sejak beberapa bulan terakhir, yang diikuti dengan peningkatan utilisasi offshore supply vessel (OSV) yang meningkat secara global. Begitu pula dengan tarif sewa.

Untuk meningkatkan hasil armada, lanjut Sugiman, WINS memperbaiki komposisi armada lewat penjualan dan pembelian armada tertentu. "Sebesar 95% armada saat ini terkonsentrasi pada armada yang bernilai lebih tinggi," jelasnya.

Menurut Sugiman, keyakinannya akan peningkatan tarif sewa kapal lepas pantai tak lepas dari permintaan kapal OSV yang sedang meningkat sejalan peningkatan proyek pengeboran lepas pantai. Namun, peningkatan permintaan ini tidak diimbangi dengan armada OSV yang siap beroperasi sangat terbatas karena situasi industri yang kurang baik beberapa tahun terakhir.

Begitu pula dengan sektor energi terbarukan yang juga diproyeksikan akan meningkat dalam jangka panjang dan investasi pada migas diproyeksikan tetap stabil dalam memenuhi kebutuhan energi dunia.

"Sebagai operator armada OSV, WINS akan diuntungkan dengan permintaan yang lebih tinggi atas armada yang semula diperuntukkan industri migas. Namun, ke depannya tambahan permintaan diharapkan datang dari industri ladang angin lepas pantai," tutur dia.

Baca juga: Pelita Samudera (PSSI) Gencar Diversifikasi Agar Kinerja Melaju Kencang

WINS akan fokus pada kapal bernilai lebih tinggi dalam meningkatkan hasil armada dan terus meningkatkan efisiensi biaya. WINS telah mengantongi kontrak sebesar US$ 64 juta hingga akhir Mei 2022.

Pada kuartal I-2022, WINS berhasil mencetak kenaikan pendapatan sebesar 3% menjadi US$ 10,5 juta. Kenaikan didukung pertumbuhan oleh pendapatan sewa yang lebih kuat, mengimbangi penurunan pendapatan kapal milik.

Namun, perseroan membukukan peningkatan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$ 1,8 juta dibandingkan kuartal I-2021 yang mencatat rugi bersih US$ 208 ribu.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN