Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chief Operating Officer (COO) Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda.

Chief Operating Officer (COO) Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda.

Tokocrypto Beberkan Peran Gen Z dalam Revolusi Ekonomi Digital

Minggu, 26 Juni 2022 | 21:26 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

TANGERANG, investor.id – COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda mengatakan bahwa Generasi Z (Gen Z) sangat relevan untuk lembaga keuangan atau komunitas, membangun pola-pola revolusi digital, ekonomi, maupun adaptasi beberapa perkembangan teknologi.

Hal itu disampaikan oleh Manda, sapaan akrabnya, dalam acara X Tract bertajuk Revolutionization of Money Towards Cashless Society yang diselenggarakan Community Hub dari Lippo Group untuk Gen Z dan Milenial, yakni URBNX, baru-baru ini.

Advertisement

Menurut Manda, penilaian tersebut dilatarbelakangi masa kelahiran GenZ yang hadir saat revolusi digitalisasi uang dimulai. Ia mengatakan, Gen Z memiliki julukan sebagai the true digital interactive, karena lahir di masa yang pas untuk mereka beradaptasi terhadap uang digital.

Hal itu membuat Gen Z bisa dengan mudah mengerti digitalisasi ekonomi saat generasi sebelumnya, misalnya baby boomers, butuh upaya besar untuk beradaptasi.

Baca juga: URBNX Kenalkan Milenial, Gen Z, dan Alpha dengan Dunia NFT

“Setiap kali ada perubahan pada revolusi itu berarti ada relevansi yang digeser, contoh uang digital sekarang misalnya berubah menjadi kripto. Saya tidak bilang setiap pergeseran itu positif, tentu ada pro dan kontra. Kembali lagi, tugas kita bukan percaya atau tidak percaya tetapi bagaimana kita melihat potensi dari setiap perubahan tersebut,” papar Manda, yang juga ketua umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo).

Dia pun optimistis revolusi uang digital di Indonesia akan pesat. Pasalnya, merujuk riset Bank Indonesia (BI), nilai transaksi uang elektronik pada kuartal I-2022 tumbuh 42,06% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan hingga akhir tahun ini, transaksi uang elektronik diperkirakan mencapai Rp 360 triliun atau naik 18,03% dibandingkan tahun 2021.

“Jadi orang yang sebelumnya pakai kartal berubah jadi menggunakan uang elektronik. Mungkin bisa nanti orang tua kita yang dulunya skeptis, akhirnya beralih. Karena suka tidak suka ini akan terjadi,” tandasnya.

Di sisi lain, transaksi digital banking pada kuartal I-2022 meningkat 34,9% (yoy) dan hingga akhir 2022 diproyeksikan meningkat 26,7% (yoy) atau mencapai Rp 52,72 triliun.

“Sekarang semua bank konvensional berlomba-lomba ingin bergeser menjadi bank digital karena peningkatan terhadap digital banking itu luar biasa,” imbuh Manda.

Baca juga: Meski Sedang Lesu, Investor Aset Kripto di Indonesia Sudah Tembus 14 Jutaan

Pada saat yang sama, terjadi perubahan perilaku berbelanja di masyarakat Indonesia dari luring menjadi daring. Masyarakat Indonesia dinilai sudah menjadi masyarakat berorientasi digital. BI mencatat, nilai transaksi e-commerce pada kuartal I-2022, tumbuh 19,83% secara tahunan dan secara volume tumbuh 38,43% (yoy).

Menurut Manda, transaksi e-commerce saat ini tumbuh positif karena preferensi masyarakat untuk berbelanja daring dan banyak strategi pemasaran serta inovasi di marketplace. “Orang yang sudah malas datang ke toko untuk waktu yang lebih efisien, memilih e-commerce. Masyarakat memilih yang lebih aman juga untuk kesehatan karena masih pandemi,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, URBNX Community Leader Windi Goutama menilai, digitalisasi uang di Indonesia sangat menarik dibahas. Terlebih dengan sifat kritis Milenial, Gen Z, hingga Generasi Alpha, dibutuhkan wadah untuk mencari informasi terkini yang mereka inginkan.

Karena itu, URBNX datang sebagai platform yang bisa menjawab rasa ingin tahu mereka terhadap perkembangan tren terkini, termasuk digitalisasi uang. Menurut Windi, acara ini sudah dikemas lebih menyenangkan untuk menarik minat generasi muda.

Baca juga: 5 Jenis Investasi Menurut Para Ahli Finansial

“Karena saat ini semua orang sudah menggunakan uang digital tetapi kami perdalam lagi dengan cryptocurrency, salah satunya Bitcoin. Itu menurut saya informasi yang sangat berharga untuk anak muda. Jadi mereka bisa tahu bahwa digitalisasi uang adalah suatu evolusi yang dampaknya kita bisa transaksi lebih aman dan efisien,” jelas Windi.

Dalam serial pertama URBNX di X Tract Series, komunitas ini berupaya mempertemukan pemimpin yang memberikan dampak positif atau impact leaders dengan generasi muda untuk menghasilkan dampak positif lainnya. Windi menegaskan bahwa ke depannya, URBNX akan mengadakan lebih banyak acara, termasuk menggandeng sejumlah brand untuk membuat podcast, masterclass, dan lainnya.

“Akan banyak aktivitas ke depan, contoh hasil dari sini sudah diberikan edukasi dan inspirasi dari pembicara. Selanjutnya, gantian partisipan yang akan mengirimkan proposal, kami support dari sisi bisnis atau ide. Kami bantu akselerasikan, artinya proposal mereka bisa disalurkan ke mitra yang bisa mengakomodir ide mereka,” pungkasnya. (C02)

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN