Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
MNC Group. Foto: Perseroan

MNC Group. Foto: Perseroan

MNC Digital (MSIN) akan Stock Split 1:20

Senin, 27 Juni 2022 | 15:10 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) akan melakukan stock split 1:20. Sebelum itu, perseroan bakal meminta persetujuan para pemegang saham pada rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang rencananya pada 19 Juli 2022.

“Didukung dengan hasil kinerja keuangan MSIN pada Q1 dan tingkat pertumbuhan yang kuat pascakonsolidasi konten dan digital, minat yang kuat dari investor terus berlanjut, menjadikannya saham MSIN menjadi salah satu saham yang paling diminati di BEI,” kata Direktur Utama MSIN Hary Tanoesoedibjo dalam keterangan resmi, Senin (27/6/2022).

Advertisement

Baca juga: Lo Kheng Hong dan MNC Investama (BHIT) Tambah Saham Global Mediacom (BMTR)

Dengan melakukan stock split, lanjut dia, perseroan mengharapkan hal ini dapat lebih mendorong likuiditas, jangkauan, dan akses ke investor ritel yang ingin mengambil bagian dalam ambisi digital dan perjalanan pertumbuhan perseroan.

Karena tingginya minat investor ritel yang ditandai dengan lonjakan harga saham baru-baru ini sebagai akibat dari konsolidasi aset digital MNC Media ke dalam MSIN, dan saham yang diperdagangkan pada harga yang lebih rendah dapat memberikan daya tarik pada saham MSIN seiring di pertumbuhan investor ritel di Indonesia. Harga saham perseroan ditutup pada Rp 4.990 pada tanggal 24 Juni 2022.

Oleh sebab itu, manajemen perseroan menilai stock split 1:20 tepat dilakukan untuk meningkatkan likuiditas saham, mendukung pertumbuhan pasar modal dan mengurangi hambatan masuk, sehingga lebih menarik bagi investor publik untuk mendapat peluang berpartisipasi dalam pertumbuhan salah satu grup konten dan hiburan digital terbesar dan paling terintegrasi di Asia Tenggara.

Baca juga: PKPU Beres, Garuda (GIAA) Mau Cepat-cepat Tambah Pesawat

Rencana stock split tersebut akan dilaksanakan dengan mengikuti ketentuan anggaran dasar perseroan, dengan persetujuan pemegang saham dan tunduk pada peraturan perundangundangan yang berlaku di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN