Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan berkomunikasi menggunakan ponsel dengan latar belakang monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan berkomunikasi menggunakan ponsel dengan latar belakang monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Saham Pilihan untuk Trading 28 Juni dan Target Harganya

Selasa, 28 Juni 2022 | 08:42 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pada perdagangan Selasa (28/6/2022), sebagian besar analis memprediksi IHSG berpotensi melemah.

Pada perdagangan Senin (27/6/2022), IHSG ditutup melemah sebesar 26 poin atau 0,38% ke level 7.016. Sektor energy, basic materials, consumer cyclicals, technology, healthcare bergerak negatif dan mendominasi penurunan IHSG kemarin. Investor asing tercatat membukukan net sell sebesar Rp 852.06 miliar, dengan saham-saham yang paling banyak dijual adalah BBCA, BBRI, INCO.

Advertisement

Saham Wall Street merosot pada perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), memudar setelah pergerakan positif pekan lalu. Pasalnya, pasar kini membebani kekhawatiran atas perlambatan ekonomi dan suku bunga yang lebih tinggi. Ekonom semakin pesimis tentang potensi regulator Amerika Serikat (AS) untuk merekayasa ‘pendaratan lunak’ (soft landing) karena bank sentral memperketat kebijakan moneter. Federal Reserve (The Fed) membalikkan arah kebijakannya setelah periode panjang suku bunga terendah, akibat melonjaknya inflasi.

Baca juga: Reliance Sekuritas: IHSG Mix, Cek Jajaran Saham Berpotensi Naik Hari Ini

Hasil pada catatan obligasi pemerintah Treasury AS dengan tenor 10 tahun, proxy untuk ekspektasi suku bunga, naik menjadi sekitar 3,20%. Kepala ekonom untuk S&P Global Ratings Beth Ann Bovino mengatakan bahwa dirinya tetap relatif berharap tentang prospek 2022, tetapi ia menyadari 2023 menjadi kekhawatiran yang lebih besar.

S&P telah memroyeksikan resesi pertumbuhan rendah pada 2023. Dow Jones Industrial Average berakhir turun 0,2% pada 31.438,26. S&P 500 berbasis luas turun 0,3% menjadi 3.900,11, sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi turun 0,7% menjadi 11.523,83.

Saham di kawasan Asia Pasifik sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (28/6), karena investor mempertimbangkan kekhawatiran ekonomi. Nikkei 225 Jepang naik 0,11%, sedangkan Topix naik 0,26%. Di Korea Selatan, Kospi naik 0,51% dan Kosdaq naik tipis 0,29%. S&P/ ASX 200 Australia naik 0,22%. Dalam berita perusahaan, Trip.com melaporkan kerugian bersih sebesar 989 juta yuan Tiongkok (US$ 147,79 juta) untuk kuartal pertama tahun ini setelah pasar Amerika Serikat (AS) tutup.

Baca juga: BNI Sekuritas: IHSG Melemah Terbatas, Pantau ASII, PGAS, JSMR dan PWON

Melihat kondisi tersebut, para analis merekomendasikan beberapa pilihan saham untuk trading dan target harganya. Dimulai dari analis dari Mandiri Sekuritas yang memberikan saham-saham pilihan, yaitu

CPIN

Rekomendasi: Buy

Harga penutupan: 5.900

Target harga: 6.100

Stop loss/Reversal: 5.650

Support: 5.650

Resistance: 6.100

JPFA

Rekomendasi: Buy

Harga penutupan: 1.565

Target harga: 1.640

Stop loss/Reversal: 1.450

Support: 1.450

Resistance: 1.640

EXCL

Rekomendasi: Buy

Harga penutupan: 2.680

Target harga: 2.840

Stop loss/Reversal: 2.650

Support: 2.650

Resistance: 2.840

AGII

Rekomendasi: Buy

Harga penutupan: 2.100

Target harga: 2.200

Stop loss/Reversal:2.050

Support: 2.050

Resistance: 2.200

BUMI

Rekomendasi: Speculative buy

Harga penutupan: 67

Target harga: 72

Stop loss/Reversal: 64

Support: 64

Resistance: 72

ENRG

Rekomendasi: Speculative buy

Harga penutupan: 248

Target harga: 266

Stop loss/Reversal: 240

Support: 240

Resistance: 266

BRMS

Rekomendasi: Speculative buy

Harga penutupan: 268

Target harga: 280

Stop loss/Reversal: 260

Support: 260

Resistance: 280

Baca juga : Pilarmas: IHSG Melemah, ERAA dan Empat Saham Lainnya Malah Berpotensi Cuan

Sementara itu, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas memberikan beberapa saham pilihan yang bisa dicermati pada hari ini, yaitu

ERAA

Last Price : 525

Support : 494

Resistance: 570

JPFA

Last Price : 1.565

Support : 1.530

Resistance: 1.610

AKRA

Last Price : 1.070

Support : 1.030

Resistance: 1.110

EXCL

Buka peluang bagi perusahaan untuk mengembangkan lini bisnis televisi berbayar.

Last Price:2.680

PER: 51,54x

PBV: 1,41x

Support: 2.590

Resistance: 2.770

Target: 4.000 (short term) 5.180 (long term)

Exit: 2.250

UNTR

Naikkan target volume penjualan alat berat merek Komatsu pada 2022 menjadi 4.800 unit dari

sebelumnya 3.700 unit seiring dengan permintaan yang positif.

Last Price: 29.200

PER; 6,25x

PBV; 1,35

Support: 28.950

Resistance: 29.600

Target: 32.150 (short term) 39.600 (long term)

Exit: 28.550 (short term) 18.550 (long term)

Baca juga : Saham Asia Pasifik Naik Tipis, Investor Pertimbangkan Kekhawatiran Ekonomi

Sementara itu, Artha Sekuritas Indonesia merekomendasaikan saham-saham pilihan yang bisa dicermati pada perdagangan hari ini, yaitu

PWON

Target Price: 520 – 530

Entry Level: 490 – 500

Stop Loss: 484

Mengalami koreksi namun masih bergerak di rentang penguatan jangka pendek.

SSMS

Target Price: 1.210 – 1.235

Entry Level: 1.140 – 1.160

Stop Loss: 1.125

Mengalami koreksi namun masih bergerak di rentang penguatan jangka pendek.

TLKM

Target Price: 4.260 – 4.320

Entry Level: 4.120 – 4.180

Stop Loss: 4.090

Mengalami koreksi dan breakdown support. Sell/Cut Loss.

Baca juga: Saham Wall Street Jatuh karena Pasar Resah atas Suku Bunga

Sementara itu, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham pilihan yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, yaitu

SMDR

Terbentuk morning star seiring golden cross pada Stochastic RSI divalidasi dengan kenaikan volume. Bertahan di atas 3.110 (MA5), potensi minor bullish reversal.

Entry : >3.110

Stop-loss : <2.900

Target : 3.500

Resistance : 3.920

Pivot : 3.220

Support : 2.880

ADRO

Pelemahan konsolidasi di support @2.920 dengan volume yang cenderung menipis (indikasi tekanan jual mereda) diikuti penyempitan negative slope MACD. Penutupan gap 3.040, memvalidasi sinyal minor bullish reversal.

Entry : >=2.920

Stop-loss : <2.800

Target : 3.160-3.260

Resistance : 3.260

Pivot : 3.160

Support : 2.920

BBRI

Tengah uji support @4.250 seiring penyempitan slope Stochastic RSI di oversold area. Selama pelemahan terjaga di atas support tersebut, potensi rebound.

Entry : >4.250

Stop-loss : <4.200

Target 2 : 4.540-4.600

Target 1 : 4.430

Resistance : 4.540

Pivot : 4.430

Support : 4.250

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN