Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Sentimen Negatif Ini Dorong IHSG Terpuruk ke Zona 6.600

Senin, 4 Juli 2022 | 12:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pada sesi I perdagangan Senin (4/7/2022), IHSG ditutup terpuruk ke zona 6.600. Tepatnya IHSG hari ini melemah 2,53% ke level 6.622. Ada beberapa sentimen negatif yang mendorong IHSG terpuruk ke zona 6.600. apa saja itu?

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut sentimen negatif pertama datang dari dalam negeri, yaitu melambatnya aktivitas manufaktur dan data inflasi Indonesia periode Juni 2022 secara tahunan sebesar 4,35% secara tahunan. Hal ini mendorong pelaku pasar dan investor dalam negeri menanti arah Bank Indonesia terhadap kebijakan moneternya.

Advertisement

Baca juga: IHSG Ambruk, Saham-saham Ini Malah Kasih Untung Investor 

“Tentunya ini menjadi tekanan psikologis BI dalam menjaga daya beli masyarakat serta menjaga agar pemulihan ekonomi semakin menguat dan juga BI akan menjaga keseimbangan dalam menjaga pemulihan sektor riil ini,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Senin (4/7/2022).

Sedangkan dari luar negeri, Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut IHSGhari ini dan pasar saham regional Asia bergerak melemah dimana pelaku pasar dan investor masih diselimuti seputar resesi ekonomi Amerika Serikat, kenaikan suku bunga The Fed seiring dengan tekanan inflasi yang tinggi. Hal ini membuat investor saat ini cenderung berhati-hati untuk masuk ke pasar aset berisiko.

Baca juga: IHSG Terpental 2,53%, Saham GOTO dan ARTO hingga ARB

Kondisi ini, lanjut Pilarmas Investindo Sekuritas, menekan psikologis pasar yang cenderung mempertimbankan Langkah kebijakan moneter The Fed yang agresif . Di sisi lain Indeks manufaktur Amerika Serikat mengalami perlambatan dimana tercatat menjadi 53 pada Juni dari 56,1 pada Mei 2022.

“ADRO. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 2.710-2.900; PER: 3,87x dan PBV: 1,19x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.  

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN