Menu
Sign in
@ Contact
Search
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza.

Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza.

IHSG Mau ke Zona 6.800, LSIP hingga SMDR Masuk Radar

Minggu, 10 Juli 2022 | 17:05 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (11/7/2022) diprediksi melanjutkan rebound ke zona 6.800. Pada penutupan perdagangan Jumat (8/7/2022), IHSG menguat 87,6 poin (1,32%) ke level 6.740,2.

Dengan penguatan tersebut, IHSG secara teknikal membentuk rising window. Pola ini diikuti terbentuknya golden cross pada MACD dan kenaikan volume transaksi. “Hal-hal tersebut mengindikasikan potensi rebound lanjutan pada perdagangan Senin,” kata analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan.

Baca juga: Sepekan Saham-saham Ini Ngamuk, Harganya Melejit 22%-68%

Adapun level resistance IHSG diperkirakan di 6.830, pivot 6.730, dan support 6.600. “Akan tetapi, tekanan terhadap IHSG mungkin cukup besar pada awal perdagangan Senin. Sebab pasar diperkirakan merespons negatif realisasi US Non Farm Payrolls pada Juni 2022, meski US Unemployment Rate masih bertahan di 3,6% pada Juni 2022,” jelas Valdy.

Di sisi lain, inflasi di Tiongkok diperkirakan naik ke 2,4% (yoy) pada Juni 2022 dari 2,1% (yoy) pada Mei 2022. Meski begitu, China Producer Price Index (PPI) diperkirakan turun ke 6% (yoy) pada Juni 2022 dari 6,4% pada Mei 2022. Sebelumnya, indeks manufaktur Tiongkok (NBS) naik ke 50,2 pada Juni 2022. Data-data ini mengindikasikan bahwa tekanan harga bahan baku produksi mereda di Tiongkok pada Juni 2022.

Baca juga: Melempem dalam Lima Tahun, BRI Danareksa Sekuritas Sebut Harga Saham Properti Sudah Tak Wajar

“Dengan demikian, pelaku pasar dapat kembali memperhatikan saham-saham komoditas dan pelayaran, terutama LSIP, SSMS, KRAS, INCO, UNTR, dan SMDR,” ungkapnya.

Pelaku pasar juga dapat memperhatikan peluang technical rebound lanjutan jangka pendek pada saham ARTO, BBCA, BBRI, BBKP, dan PNBS seiring pergerakan nilai tukar rupiah yang terjaga di bawah level psikologis Rp 15.000 menjelang pertemuan FOMC The Fed.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com