Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PP berhasil mengaplikasikan building information modelling (BIM) selama masa konstruksi Yogyakarta International Airport. Proyek bandara ini dikerjakan oleh tenaga-tenaga ahli muda yang berpengalama dibidangnya sehingga dapat menghasilkan kualitas terbaik.

PP berhasil mengaplikasikan building information modelling (BIM) selama masa konstruksi Yogyakarta International Airport. Proyek bandara ini dikerjakan oleh tenaga-tenaga ahli muda yang berpengalama dibidangnya sehingga dapat menghasilkan kualitas terbaik.

3 Aturan Pembentukan LPI Terbit, Saham BUMN Konstruksi Melambung

Kamis, 17 Desember 2020 | 12:17 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Seluruh saham emiten BUMN Konstruksi mencetak lonjakan harga sepanjang sesi I hari ini. Lonjakan harga tersebut berhasil mengerek indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (17/12), sebesar 19,77 poin (0,32%) menjadi 6.138,17.

Penguatan harga saham sektor konstruksi tersebut didukung sentimen upaya pemerintah untuk mempercepat pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF) sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Teranyar, pemerintah sudah menerbitkan tiga payung hukum lembaga pengelola investasi ini.

Percepatan pembentukan LPI terlihat setelah pemerintah menerbitkan tiga regulasi lanjutan lembaga tersebut. Pertama, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2020 tentang Modal Awal LPI. Peraturan ini menjelaskan bahwa modal awal LPI sebesar Rp 15 triliun dan bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2020, sebagaimana ditetapkan kembali dalam Perubahan Postur dan Rincian APBN Tahun Anggaran 2020.

Kedua, PP Nomor 74 Tahun 2020 tentang LPI. PP ini mengatur mengenai tata kelola dan operasionalisasi SWF. Ketiga, Keputusan Presiden Nomor 128/P Tahun 2020 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Dewan Pengawas LPI dari Unsur Profesional.

Berdasarkan data BEI, kenaikan harga saham konstrukti tertinggi dicetak saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) naik Rp 250 (19,83%) menjadi Rp 1.450, disusul saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik Rp 190 (14,73%) menjadi Rp 1.480, saham PT PP Tbk (PTPP) menguat Rp 165 (10,51%) menjadi Rp 1.735, dan saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik Rp 180 (9,97%) menjadi Rp 1.985.

Penguatan harga juga dicetak saham-saham anak usaha BUMN konstruksi tersebut, seperti saham PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) naik Rp 34 (13,82%) menjadi Rp 280, saham PT Wika Beton Tbk (WTON) naik Rp 40 (10,10%) menjadi Rp 436, saham PT Wika Gedung Tbk (WEGE) menguat Rp 22 (8,53%) menjadi Rp 280. Begitu juga saham PT PP Presisi Tbk (PPRE) naik Rp 24 (9,02%) menjadi Rp 290 dan saham PT PP Properti Tbk (PPRO) naik Rp 6 (5,36%) menjadi Rp 118.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN